Peringatan HAJASA 28 April 2016 Di Nagari Sulit AIR Kab. SOLOK, West Sumatera

DSCF2622

Meski sudah berumur seabad nagari sulit air, tetapi sebagai warga sulit air banyak hal yang tak ama ketahui tentang kampung sendiri. Dan sekarang ada momen yang diselenggarakan secara lintas generasi mengenai peringatan hari jadi sulit air, sepertinya ini adalah salah satu momen terbaik ama bisa mengenal kampung sendiri. Dari berbagai informasi yang dibagikan panitia, sepertinya acaranya bakalan meriah. Karena ama bukan panitia dan bukan pula warga yang di kenal keberadaannya, tentunya menjadi penonton aktif posisi yang besok bakal ama lakukan pas pulang. Karena itu setiap informasi terkait peringatan HAJASA ini akan ama coba baca, biar acara hunting liputan untuk menambah wawasan ama surang bisa berjalan dengan baik.

Berikut penyampaian informasi terkait pelaksanaan HAJASA(HARI JADI SULIT AIR) yang di share lewat fb oleh Bapak Hamdullah Salim

Perayaan Hajasa:

30 ORANG ANGGOTA MPR-RI
AKAN HADIRI
PERAYAAN PERINGATAN HAJASA di SULIT AIR

Hari ini Rabu, malam Kamis, 6 April 2016, mulai pukul 19. 31 s/d 21.04 WIB berlangsung lagi Rapat Terbatas DPP SAS dengan Ketua Panitia HUTSA HD Dt. Endah Bongsu, bertempat di Restoran Sederhana, Garuda Tamini, Jaktim. Rapat tsb membahas tindak lanjut dukungan Kementerian Pariwisata dan MPR-RI terhadap Perayaan Hajasa, setelah Ketua Panitia siang tadi mengadakan pertemuan di Kemenpar dan MPR-RI dengan pejabat-pejabat ybs. Sebagai hasil rapat Panitia HUTSA – DPP SAS tsb, dapat saya laporkan secara singkat sebagai berikut:

1. Sesuai dengan janjinya, Kemenpar akan membantu perayaan Hajasa tsb dengan penyediaan:
a. 1 unit “sound system”;
b. Pembiayaan pentas kesenian;
c. Mendatangkan suatu Tim Kesenian dari Bukit Tinggi;
d. Pemancangan umbul-umbul kepariwisataan;
e. Pemancangan spanduk kepariwisataan;
f. Assesoris tenda
g. 200 potong kaus untuk para petugas HUTSA;
h. Biaya pemecahan rekor MURI sebesar Rp 31,5 juta.
Nilai uang dari semua bantuan yang diberikan Kemenpar tsb diperkirakan lebih dari duaratus rupiah. Belum lagi termasuk biaya perjalanan dinas pejabat yang ditunjuk bagi kesuksesan perayaan Hajasa tsb dan tindak lanjutnya nanti, seperti disampaikan pada laporan sebelumnya.

2. Pengusaha tenda Yopie RN, putera Sulit Air, akan menyumbang sebuah tenda tamu VIP dan 3 buah tenda biasa yang akan memayungi seluruh Lapangan Bola Kaki Koto Tuo dan tenda untuk memasak samba itam yang meliputi 500 tungku di Jalan Raya, depan Balai Koto Tuo. Ditambah dengan kursi tempat duduk dan pemberangkatan truk dari Jambi ke Sulit Air, pulangnya ditanggung Panitia;

3. MPR akan memberangkatkan 30 anggota MPR ditambah 125 wartawan grup MPR dan menginap di Padang. MPR menyumbang bagi makan + snack 3.000 peserta sosialisasi “4 Pilar Bangsa” dan setiap peserta juga akan diberi uang pengganti transportasi, ditambah satu tas berisi buku bacaan dan pulpen. Peserta sosialisasi “4 Pilar Bangsa” ini juga akan berasal dari nagari-nagari lainnya dari Kabupaten Solok hingga tidak usah dikuatirkan tidak akan tercapainya jumlah sebanyak itu, bahkan diperkirakan akan melebihi jumlah tsb, dan ini sudah diantisipasi oleh MPR. Kegiatan sosialisasi ini hanya akan berlangsung selama lebih kurang satu jam, yakni pada hari Sabtu, tgl 30 April 2016;

4. Dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Solok, Panitia mengharapkan bantuan 4 bus angkutan dan sebuah truk;

5. Atas pertanyaan saya, Ketua Panitia HD Dt. Endah Bongsu menjelaskan bahwa meletuskan meriam betung (malope-en mariam botuong) akan diusahakan dari semua bukit yang ada di Sulit Air. Sulit Air memiliki sekitar 20-30-an bukit. Bayangkanlah kalau dari semua bukit itu saling meletuskan meriam betung, berbalas-balasan dan bersahut-sahutan, benar-benar membayangkan suasana perang yang dahsyat!

6. Ketum DPP SAS Zarkasyi Nurdin mengatakan bahwa perayaan Hajasa yang pertama kali ini, bila dinilai dengan uang, secara keseluruhan bisa menghabiskan uang hampir satu miliar rupiah. Semua kebutuhan Panitia sekitar 80 % sudah dipenuhi, tinggal lagi sekitar 20 %. Secepatnya DPP SAS akan menemui Ketua Dewan Pembinanya Dr. Oesman Sapta untuk membicarakan kekurangan itu. Dapat ditambahkan bahwa Ketua Panitia sudah beberapa kali pulang-balik ke Jakarta, mengambil biaya perjalanan dari kantungnya sendiri atau disambilkan dari perjalanan dinasnya sebagai anggota DPRD Solok. Begitu juga rapat-rapat dan pertemuan yang diadakan, baik di Sulit Air atau Jakarta, belum ada yang diambilkan dari uang sumbangan masyarakat. Pokoknya, baik Panitia, wali nagari dan DPP SAS bertekad utk mengetatkan sekali penggunaan uang ini, hingga betul-betul dapat dipertanggungjawabkan nanti. Diingatkan pula, bahwa DPP SAS sampai sejauh ini tidak memberangkatkan rombongan ke Sulit Air dan yang dibiayai hanya beberapa orang yang betul-betul terlibat aktif dalam kepanitiaan.

7. Ketua Panitia HD Dt. Endah Bongsu pada mala ini juga kembali ke Solok karena dua rapat penting sudah menunggunya di sana besok Kamis. Tindak lanjut di Jakarta dilimpahkan kepada Ketum DPP SAS, terutama menyangkut audiensi dengan Bapak Dr. Oesman Sapta Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.

8. Rapat ditutup pada pukul 21.04 WIB. (HS)

DSCF2661

ini lapangan Koto Tuo. sagodang ko lapangan e bisuak ka di agiah tenda. ondeh mandeh, bara lah pitih e tu. yo banyak na nyumbang sponsor e ma.

 

OOO, ternyata ini maksud warna marawa (dari grup FB)

ditapi warna kuniangnyo. ….
ditapi warna kuniangnyo. ....

Suka · · 13 jam yang lalu melalui seluler ·

  • Jhoni Saputra ditapi latak alim ulama kini pak??hehehe yang cadiak pandai ditangah..
  • Rajo Barengge babagai persi arti warna tu dan latak warna tu ado lo persi e..
    -hitam : luak 50, tahan tapo, akal dan budi nan dalam
    -merah : luak agam, keberanian, raso pareso
    -kuniang : luak tanahdata, undang2 dan hukum
    ado tidak tuan aturan nan baku dari ninik mamak atau kerapatan nagari tuan2?
  • Suberok Se Kuniang dilua karano acara diadokan ditanah data kalau merah dilua berarti acara di luak agam tuo
    Itu kato inyiak google
  • Rajo Barengge kito pulangkan kato ka niniak mamak, ilimu nan bak bintang bataburan, manyalasaikan nan kusuik, manjaniahkan nan karuah. karano marawa ko acara adaik, adaik dipimpin dek ninik mamak, tantu baliau mambari kato putuih ka kito.
  • Yunizal Bakri Warna hitam = Ilmu pengetahuan, warna merah = keberanian, warna kuning = kejayaan/kemuliaan…
  • Jhoni Saputra warna kuniang alim ulama…warna merah cadiak pandai..warna hitam niniak mamak…di padang panjang kuniang masih di tangah…saisuak badabuah tabuah untuak manganmbangannyo yg bguno untuak paimbau kaladang basamo samo…
  • Nazwardi Edi Karbol sato ambo ciek, kalau memang ado istilah luak nan tuo luak nan bungsu tantu nan tuo jo nan bungsu indak badakek an, ma’af

Dari Grup Kerajaan-kerajaan di Minangkabau “Asal Usul Nama Andalas”

Nama lain pulau sumatra adalah pulau/bumi andalas. ada yg tau darimana sejarahnya?

Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · 17 jam yang lalu

Salinan terakhir “MAKALAH TENTANG POTENSI NAGARI SULIT AIR OLEH WALI NAGARI SULIT AIR”

{  Pariwisata

Sector pariwisata merupakan salah satu ektor unggulan kalau dikelola secara baik, namun objek wisata yang ada di Sulit Air belum dikelalo secara managemen.

Sulit Air memiliki banyak objek wisata yang potensial didukung keindahan alamnya yang didasarkan atas hak asal usul. Diantaranya adalah:

  1. Wisata legendaries

Objek wisata yang ada karena adanya legenda menurut cerita orang-orang yaitu batu bagantuang dan batu gale, yang oleh pemerintah kabupaten sebenarnya sudah ada perhatian terbukti adanya dana APBD 3 kali periode untuk pencoran jalan menuju objek wisata tsb. Namun sampai saat ini belum juga dikelola dengan baik.

  1. Wisata alami

Objek wisata ini disebabkan karena unik dan memang seperti asalnya. Seperti gunung papan dan gunung putih, pernah mendapat perhatian dari masyarakat rantau seperti DPP SAS Bapak Rainal Rais, objek wisata tersebut dibuat jenjang menuju keatas yang populer dengan sebutan jonjang saribu.

Jonjang saribu mendapat bantuan dari pengusaha taufik untuk pembangunan jenjang tsb dan beberapa tahun yang lalu sudah mendapat bantuan dari dinas pariwisata kabupaten solok, yaitu berupa 2 tempat singgah, namun hingga saat ini belum terkelola oleh pemerintah nagari. Objek wisata yang belum dikembangkan sebagai tempat pemandian yaitu air terjun yang berlokasi di timbulun.

 

c. potensi pendidikan

pembangunan di bidang pendidikan pada saat sekarang ini sudah mulai membaik. Prioritas pemerintahan kab. Solok dan pusat tentang pendidikan sangat tinggi, hal ini terbukti dengan pengucuran dana untuk pendidikan mencapai 20% anggaran Negara, apakah itu untuk pembangunan sarana maupun untuk biaya operasional termasuk beasiswa. Program yang paling besar itu adalah wajib belajar, artinya minimal pendidikan masyarakat untuk tahun kedepan tamatan SLTP. Masyarakat decade 10 tahun belakang sudah mulai menurun tingkat anak putus sekolah dibanding pada tahu sebelumnya.

Ditinjau dari segi keberhasilan pendidikan di Sulit Air pada tahun 2010 dengan standar lulus pada ujian nasional tingkat SLTP dan SLTA menurun dibanding pada tahun 2009. Tingkat SD tahun 2009 dan 2010 lulus 100%, sementara tingkat SLTP tahun 2009 lulus 96% dan tahun 2010 hanya mencapai 73%. SLTA tahun 2009 lulus 97% dan 2010 hanya mencapai 67%.

Sarana pendidikan yang ada di Sulit Air sebagai berikut:

No

Tingkat pendidikan

Jumlah

Nama

alamat

1

PAUD

2 Bh

  1. Tunas bangsa
  2. Darul islah

Jor. Koto tuo

Jor. Siaru

2

TK

9 Bh

  1. TK. ABA I
  2. TK. ABA II
  3. TK. ABA III
  4. TK. GENTA
  5. TK. ABA IV
  6. TK. ROSMA
  7. TK. ABA V
  8. TK. ABA VI

Jor. Gando

Jor. Silungkang

Jor. Koto tuo

Jor. Talago laweh

Jor. Rawang

Jor. Koto gadang

Jor. Siaru

Jor. Linawan

3

SD

12 Bh

  1. SD 04
  2. SD 05
  3. SD 06
  4. SD 07
  5. SD. 10
  6. SD. 14
  7. SD 15
  8. SD. 17
  9. SD. 19
  10. SD. 24
  11. SD. 31
  12. SD. 16

 

Jor. Koto tuo

Jor. Gando

Jor. Rawang

Jor. T. laweh

Jor. Linawan

Jor. Basung

Jor. Batu gale

Jor. Siaru

Jor. Koto tuo

Jor. Silungkang

Jor. Linawan

Jor. Kt. Gadang

 

4

SLTP

3 Bh

  1. SMP
  2. MTS. PSA
  3. MTS. M

Jor. Koto tuo

Jor. Gando

Jor. Silungkang

5

SLTA

3 Bh

  1. SMA
  2. MA. PSA
  3. MAM

Jor. Talago laweh

Jor. Gando

Jor. Koto tuo

6

Pondok pesantren

1 bh

El-hakim

Jor. Sarikie

7

MDA

3 Bh

  1. MDA Darul muttaqin
  2. MDA Muhammadiyah
  3. MDA Taqwa

Jor. Kot tuo

Jor. Silungkang

Jor. Siaru

 

Sumber: data nagari tahun 2010

Jika dibandingkan dengan nagari yang ada di kec. X. koto diatas, Sulit Air adalah nagari yang mempunyai sarana pendidikan yang terbanyak, maka inilah niat dari tokoh-tokoh Sulit Air menjadikan nagari Sulit Air sebagai pusat pendidikan. Cita-cita ini sebenarnya sudah dapat direalisasikan, namun perlu ditingkatkan adalah mutu pendidikan.

Factor pendukung

Penduduk nagari Sulit Air 100% beragama islam. Di Sulit Air hanya terdapat sarana dan tempat ibadah umat muslim yakni masjid dan mushalla yang dipergunakan sebagai tempat ibadah sekaligus tempat belajar Al qur’an. Tidak ditemui sarana dan tempat ibadah agama lain, baik secara sembunyi2 maupun terang-terangan atau aliran yang dianggap sesat menurut keputusan MUI.

JUMLAH SARANA DAN PRASARANA TEMPAT IBADAH AGAMA ISLAM DINAGARI SULIT AIR

No

Jorong

Masjid

Surau

Jumlah

1

Silungkang

1

4

5

2

Gando

1

6

7

3

Kunik Bolai

3

3

4

Basung

7

7

5

Linawan

1

6

6

6

Rawang

1

8

5

7

Siaru

1

4

5

8

Koto Tuo

3

1

4

9

Taram

2

2

10

Batu Gale

1

1

11

Koto Gadang

2

2

12

Sarikie

3

3

13

Talago Laweh

1

3

4

JUMLAH

10

49

54

 

No

Nama masjid

Alamat/jorong

1

Masjid raya, mushalla (Nurul mukmin, muslihin, muhammadiyah

Silungkang

2

Masjid ruhul iman, mushalla (darul muttaqin, darul khairat, darul amin & al ikhlas

Gando

3

Masjid darul hikmah, baitullah & darul muttaqin. Mushalla istiqimah

Koto tuo

4

Mushalla nurul falah & nurul hidayah

Koto gadang

5

Masjid mukhlisin (tidak aktif)

Batu gale

6

Masjid baitul makmur, mushalla darul falah, istiqomah dan parupuk

Talago laweh

7

Masjid darul aman, mushalla babussalam, Darussalam, surau baoncah, suarau baru dan tanjung harapan

Linawan

8

Masjid taqwa, surau durian, boncah, darul ikhlas, dan surau baru

Rawang

9

Masjid taqwa, mushalla darul falah, nurul ihsan, dan ubudiyah

Kunik bolai

10

Darul aman, sungai jonggi

Taram

11

Mushalla arafah dan surau ganting

Sarikieh

12

Mushalla babul khairat, nurul hikmah, sopan santun dan nurul huda

Basung

13

masjid taqwa, mushalla kampung tongah, annur, surau gunung

Siaru

 

Data tenaga pendidik Sulit Air

No

Tingkatan

PNS

Honorer

jumlah siswa

1

SD

65

49

1.128

2

SLTP

29

31

502

3

SLTA

25

34

375

4

PT

22

± 50

 

JUMLAH DAN DAFTAR NAMA-NAMA MUBALIGH SULIT AIR

No

Jorong

Nama

Pekerjaan

Jumlah

1

Silungkang

  1. Drs. Syahrul suta
  2. Drs. Ahmad purnama
  3. Tasrial, BA

Guru MAM

Guru MAM

Guru MAM

3

2

Gando

  1. Nasrizal, S. Ag
  2. Hardianto, S. Pdi
  3. Drs. Salman
  4. Hamidi, BA
  5. Idramis, S. Ag
  6. Hendra, S. Ag
  7. Sra Fadli, SE
  8. Yurnalis Iyas, S. Ag

Peg. KUA

Guru agama SD

Guru PSA

Guru PSA

Peg. KUA

Gr. Agama SMA

Pedagang

Wiraswasta

 

7

3

Kunik Bolai

  1. Drs. H. Irdizon
  2. Drs. Horizon
  3. Liafdinal, S. Ag

Guru PSA

Guru PSA

Guru PSA

3

4

Koto tuo

  1. Ustad ruslan
  2. Misbahuddin, BA
  3. M. Effendi, M. Ag

Imam masjid

Guru MAM

Guru agama SD

4

5

Koto gadang

  1. Ah. Ayanda Sadra, S. Ag
  2. Baituddin, S. Ag

Guru agama SD

Peg. KUA

2

6

Talago Laweh

  1. Budi harto, M. Ag

Dosen El-hakim

1

 

Demikian paparan data tentang potensi nagari ini kami sampaikan dalam forum seminar dengan harapan kita dapat mengambil suatu kesimpulan, dengan kondisi nagari kita Sulit Air. Apa yang harus kita lakukan secara bersama-sama dalam rangka perobahan-perobahan untuk nagari Sulit Air, dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sulit Air,    November 2012

Wali nagari Sulit Air

 

MUSTARI RAHMAT

Samba 12

Minangkabau kaya akan kuliner lezat, termasuk di kampung kami, Sulit Air. Diantara menu yang sangat enak dan jarang-jarang ditemui adalah samba 12. Jarang ditemui karena biasanya menu ini disajikan dalam acara baralek (pesta pernikahan). Kalau pun membuatnya sebagai menu harian keluarga biasanya tidak sekomplit seperti yang tersaji dalam acara barolek. Nah, berikut daftar sajian samba 12

  1. Gulai ayam kampuang (tentunya dari segi berat daging lebih berat dibandingkan ayam potong dan harganya juga cukup mahal)
  2. Gulai ikan kalai kuah merah (ikan kalai mirip ikan nila)
  3. Gulai ikan kalai kuah kuning
  4. Gulai potai kacang. Nah, kalau yang ini cukup sering dihadirkan dalam menu harian warga sulita
  5. Bada ampiang digoreng tapuang pakai kunyik jo lado
  6. Pargedel kentang
  7. Bada maco agiah tapuang boreh
  8. Gulai kantang ketek-ketek kayak untuak rondang jo dagiang
  9. Kue kubang-kubang
  10. Goreng pisang rajo
  11. Godok pisang
  12. Bubua merah kotan
  13. Bubua hijau dibuek wajik
  14. Panyaram 2 dulang (2 nampan besar)

Nah, meskipun namanya samba 12 ternyata dalam sajiannya tak semuanya samba. Ada kue juga. Meskipun baralek di kampuang tu buek panek, pitih banyak habis, karajonyo lamo, badan litak iyo lo, tapi kalau lah kalua sado menu ko yo lamak bana. Yo bana lamak e, dak ka tagantikan gai do jo menu urang lua nagori. Masalah gizi lai juo cukuik, indak lo lemak e sado kandungan gizin e. Alun lai tu ado lapek boreh, lapek bugih, lapek pisang, onde mak, litak paruik jadinyo. Gendut na beko badan jadinyo dak baa do. Bilo juo lai lapeh salero kampuang.

Sambungan Makalah…

{  POTENSI EKONOMI

Percepatan pemulihan ekonomi merupakan salah satu prioritas rencana strategis pembangunan daerah nagari sulit air. Seperti halnya kondisi perekonomian di Sumatera barat, perekonomian sulit air juga menunjukkan pertumbuhan positif, walaupun masih jauh dari harapan dalam arti perbaikan (recovery) ekonomi yang sesungguhnya. Pemerintah nagari sulit air senantiasa tetap berusaha untuk mengarahkan kebijakan pembangunan ekonomi kepada pemulihan ekonomi dan mewujudkan landasan pembangunan yang lebih kukuh bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kondisi tersebut akan dicapai melalui pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi yang ada terutama usaha kecil, menengah dan koperasi melalui system ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan serta sumber daya manusia yang produktif dan mandiri.

Sampai dengan saat ini di sulit air terdapat berbagai potensi sector perekonomian daerah yaitu terutama sector pertanian yang memang sangat berperan. Selain itu sector lain yang cukup menjanjikan dan belum dikelola secara optimal adalah sector industry dan UKM, sector pariwisata, serta sector pertambangan. Diharapkan pengembangan potensi ini mampu meningkatkan pendapatan nagari dan tentunya juga tingkat kesejahteraan masyarakat.

  1. Pertanian dan perkebunan

Secara geografis nagari sulit air memiliki potensi alam yang potensial untuk dikembangakan sebagai pusat pertumbuhan terutama dalam bidang pertanian. Didukung oleh posisi nagari yang strategis dan sesuai dengan kondisi alam nagari, sebagian besar mata pencaharian petani.

Data potensi lahan nagari sulit air

No

Jorong

S. Tersier

S. Hujan Tadah

Kolam

Telaga/rawa

Tanah darat tegalan

pekarangan

1

Silungkang

16.8

36.2

0.5

0.04

774

12

2

Gando

21

44

0.4

0.06

723

17

3

Kunik Bolai

21

45.25

0.62

0.05

968

15

4

Basung

19.32

41.63

0.57

0.046

890

13.8

5

Linawan

8.4

18.1

0.25

0.02

387

6

6

Rawang

12.6

27.15

0.37

0.03

581

9

7

Siaru

14

28

0.2

 

507

7

8

Koto Tuo

2

4

 

 

434

6

9

Taram

5.88

12.67

0.17

0.014

271

4.2

10

Batu Gale

10.5

23

0.5

0.04

289

5

11

Koto Gadang

5

11

0.2

0.2

217

4

12

Sarikie

8.5

18

0.2

 

361

8

13

Talago Laweh

26

54

0.9

 

867

14

JUMLAH

171

363

5

1

7,269

121

  • Sector pertanian pangan

Berdasarkan sumber data pertanian tahun 2009 menunjukkan dari luas tanm 192 ha dan yang dapat dipanen 182 ha mampu menghasilkan total produksi/ton sebesar 1179 ton, hal ini disebabkan irigasi cukup baik. Secara menyeluruh luas areal sawah yang ditanami di sulit air seluas 574 ha dengan total produksi/ton 934.75 ton. Diharapkan dengan luas sawah yang dimiliki mampu menghasilkan hasil yang lebih baik lagi.

Sungai dan embung nagari sulit air

No

Jenis

Nama

lokasi

1

Sungai

Batang katialo

Membelah 2 nagari sulit air

2

Anak sungai

Jonjang 1000

Kunik bolai, silungkang

3

Anak sungai

Batang siaru

siaru

4

Anak sungai

Batang balam

Batu gale

5

Lurah

Sarosa

Siaru dan rawang

6

Lurah

Saok laweh

basung

7

Lurah

Muaro batang pisang

Basung

8

Lurah

Kurai taji

Limau puruik basung

9

Lurah

Gatig palam

Limau puruik basung

10

Lurah

Silaki

Rawang

11

Lurah

Timbulum

Rawang

12

Lurah

Sampik

Taram

13

Lurah

Taram

Taram

14

Lurah

Talak aie

Koto tuo

15

Lurah

Ujung guguk

Koto tuo

16

Lurah

Barasok

Talago laweh

17

Embung

Talago biru

Talago laweh

18

Embung

Talago

Sarikie

19

Embung

Talago panjang

Padang licin, sarikie

Sumber data: pendataan nagari tahun 2010

  • Sector pertanian palawija

Sebelum musibah penyakit layu pada tanam pisang yang melanda sumatera barat umumnya khususnya di nagari sulit air, nagari sulit air merupakan lumbungnya pisang. Namun saat ini penyakit yang telah mewabah ini telah melumpuhkan sebagian perekonomian penduduk, dimana mereka yang telah mengandalkan komoditi pisang sebagai sumber pendapatan sekarang tidak lagi diharapkan. Dan hal ini telah berjalan beberapa tahun belakang.

Usaha yang telah dilakukan antara lain mengadakan pilot project penanaman pisang kembali yang dijadikan areal penanaman pisang sebesar 5 ha di Korong talago laweh yang dikelola oleh kelompok tana telaga biru dengan harapan pisang menjadi harapan yang menjanjikan ekonomi masyarakat.

 

  • Sector pertanian holtikultura

Dengan ketinggian 750 m dpl, sebenarnya tanaman hortikultura cukup potensi untuk dikembangkan. Diantaranya tanaman cabe, buncis, tomat, bawang merah, sawi dan kentang. Namun berbeda dengan kondisi nagari sulit air dimana ketinggian tidak mencerminkan daerah yang subur disebabkan karena kurang sumber air.

Pada nagari sulit air tanaman holtikultura tidak dapat dikembangkan karena banyak lahan kering, namun masyarakat sulit air mencuba-cuba sehingga terkadang mengalami keberuntungan semusim dan kerugian seriang kali terjadi seperti penanaman cabe, tomat, dll. Sehingga tanaman holtikultura tidak dapat dikembangkan dan tidak menjanjikan.

Tanaman sayur sayuran walaupun memberikan hasil yang tidak sebesar padi, namun keberadaannnya cukup  penting terutama untuk mencukupi kebutuhan sendiri.

  1. Peternakan

Sub sector peternakan terhadap perekonomian sulit air belum begitu besar (11,3%) dari jumlah penduduk yang bermatapencaharian di sector peternakan. Tetapi pemerintah nagari sulit air tetap memberikan perhatian yang besar karena sub sector ini berpotensi untuk dikembangkan mengingat potensi lahan utnuk perkembangannya, serta keberadaan sarana prasarana pendukung cukup memadai, disamping permintaan pasar terhadap komoditi ini relative cukup tinggi. Ini juga ditunjang oleh pengelolaan ternak yang sudah cukup bagus yaitu secara intensif (dikandangkan) sehingga tidak ada ternak yang liar. Akan tetapi letak perkandangan yang menyebar bagi peternak yang berkelompok cukup menyulitkan dalam pemeliharaan maupun pengelolaannya. Karena itu salah satu upaya yang dilakukan pemerintah nagari adalah mengadakan kerja sama dengan kelompok-kelompok ternak untuk menjadikan kawasan khusus sebagai kawasan sentral peternakan mengingat mempunyai potensi yang bagus untuk sub sector peternakan.

Populasi ternak dinagari sulit air

No

Jorong

Kerbau

Sapi

Kuda

Kambing

Unggas

1

Silungkang

8

22

75

380

2

Gando

 

 

 

 

 

3

Kunik Bolai

200

160

10

90

1033

4

Basung

60

115

15

75

270

5

Linawan

148

159

14

198

3740

6

Rawang

115

137

3

127

26

7

Siaru

215

75

3

115

127

8

Koto Tuo

 

 

 

 

 

9

Taram

26

50

3

49

747

10

Batu Gale

45

52

2

44

302

11

Koto Gadang

3

5

8

100

12

Sarikie

18

23

8

48

519

13

Talago Laweh

10

80

20

700

JUMLAH

848

878

58

849

7941

Menurut data diatas dapat kita analisa bahwa di nagari melalui peternakan dapat membangkitkan ekonomi masyarakat, masyarakat yang memiliki kerbau sebanyak 848 ekor, sapi 878 ekor, kuda 58 ekor, kambing 849 ekor dan unggas 7941 ekor (itik dan ayam).

Dari data diatas dapat kita melihat asset yang dimiliki oleh masyarakat yang dikelola oleh kepala keluarga, terhimpun dana sebagai berikut:

No

Nama asset

Jumlah

Perkiraan rata2 harga satuan

Jumlah (rp)

1

Kerbau

848

6.000.000

5.080.000

2

Sapi

878

4.500.000

3.951.000

3

Kuda

58

5.000.000

290.000

4

Kambing

849

750.000

636.750

5

Unggas

7941

30.000

238.230

 

Jumlah

 

 

10.195.980

Dari analisa data diatas dapat diinterpretasikan bahwa hewan ternak pada masyarakat dapat membantu tingkat kesejahteraan masyarakat. Jika kita kalkulasi 1/3 KK sulit air yang berternak maka pendapatan rata-rata peternak rp. 750.000/KK/Bln dan disbanding dengan pendapatan UMR kabupaten maka KK sudah mencapai UMR dari peternakan.

  1. Home industry

Sulit air sampai saat ini memang belum ada industry skala besar, namun keberadaan industry kecil menengah di sulit air cukup potensial. Kenyataan menunjukkan bahwa industry kecil menengah merupakan satu-satunya yang mampu bertahan dari badai krisis. Berdasarkan data dinas perindag dan penanaman modal daerah, nagari sulit air terdapat industry kecil/rumah tangga. Pada umumnya industry rumah tangga kecil dan sedang di sulit air berupa pengolahan telekung (mukena), jilbab, industry batu bata, industry makanan seperti sagun, kue sopik dan lainnya.

Kemudian, potensi lain yang bisa menjadi pendukung perekonomian sulit air adalah koperasi serta kelompok-kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) dibawah naungan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) hampir mencapai 50 kelompok, dan kredit mikro nagari (KMN) namun belum ada perkembangan pada saat ini.

Perkembangan jumlah koperasi dan industry di sulit air tahun 2011

No

Uraian

2010

2011

1

KUD

1

1

2

Koperasi Non KUD

43

26

3

Industri kecil

–          Mukenah/ jilbab

–          Sagun bakar

–          Kue sopik

–          Perabot

–          Penjahit pakaian

–          Sapu lidi

–          Batako heler

 

10

3

8

6

15

1

5

15

 

10

3

8

6

15

1

3

18

4

Industry sedang

5

Industri besar

 

Jumlah

107

91

Lanjutan daerah

  1. Gambar
  2. Propinsi Pekan Baru

Kesan yang muncul kalo dah kesini yaitu bagus. Kebanyakan kantor-kantor disana masih make hiasan rumah adat disana, jadi betah mandangin lama-lama. Apalaginya kotanya cukup ama, keliling-keliling meskipun bukan warga sana jadi ga takut. Meskipun sering “berulah” akibat kebakaran hutannya yang mengekspor asap ke Negara tetangga, tapi kota ini cukup maju dan cantik. Di tambah pula emas disini termasuk yang berkualitas baik, selagi masih bisa beli disini maka ama pun akan membelinya. Tapi sayang, kalo buat jalan-jalan juga ga cocok. Lebih miskin lagi wisata alam di kota ini dibandingkan Palembang. Kalo makanannya Cuma nenas doank yang ama tau khasnya. Kalo nanas mah, di prabumulih dan Pendopo juga banyak. Manis lagi. Sepertinya alasan bersilaturrahim saja yang membuat ama kesana. Mau kemana coba jalan-jalan, panas tau. Kan banyak minyak. Makanya buat ngafal plat kendaraan sini gampang. BM, banyak minyak.

Propinsi jambi

Nah, ini adalah propinsi tempat dilahirkannya KTP ama. Secara ortu kami migrasi ke Kabupten Kerinci, jadilah domisili kami juga disana. meski sekarang udah lebih canggih dikit tempat tinggalnya. Kalau sebelum menjadi Kota Sungai Penuh, yang namanya pulang ke Kerinci itu bikin ga betah. Udah jalannya super jelek, pejabatnya doyan korupsi, pemikiran penduduk asli yang ga pernah keluar bikin jutek, banyak deh yang bikin ama ga mau berlama-lama di rumah. Coba deh di fikir kembali, orang sana rela ngabisin duit ratusan juta buat nyogok pejabat agar bisa jadi pegawai. Status honorer tak bergaji pun ga masalah, yang penting kerja di Pemda. Bagi ama ini sangat tolol. Puluhan juta aja udah bisa buka toko, apalagi ratusan juta, udah cukup tu semua isi di toko. Ga habis fikir, seberapa hebat kah prestise pegawai itu, padahal mereka hanya pekerja suruhan. Kalaupun bekerja karena keinginan sendiri dan berkemampuan boleh lah. Ini kan ga, udah pake nyogok, eh di suruh bekerja pun juga ga bisa. Weleh-weleh.

  Alhamdulillah semenjak dah jadi kota, jalan udah mulai mulus, meski hanya di kota, perang antar kampung ga perlu ditakuti (kan yang berperang biasanya penduduk asli, kalo pendatang biasanya damai). Padahal daerah ini cukup sejuk, ini pun diwujudkan dalam semboyan Kerinci kota SAKTI (sejuk, aman, kenangan, tertib, indah). Tapi sejuk aja yang terasa jelas bagi ama. Aman? Oow, susah juga kayaknya nyari aman di daerah ini. apalagi daerah ini kaya mistis pula. Tari Rantak Kudo yang terkenal hingga sekarang aja masih ga lepas dari nuansa mistis, padahal itu termasuk tari andalannya orang Kerinci. Belum lagi kisah tempat bunuh diri di air panas Semurup, yang meski udah dipagari tetap aja orang yang emang dah niat banget mo bunuh diri nyebur kesana. Kasus pemimpin yang setiap selesai dari jabatan masuk bui, dan herannya ketika ada putra daerah yang berkemampuan untuk memimpin tak pernah berhasil jadi pemimpin. Selalu saja orang-orang bodoh yang terpilih. Jadi jangan heran kalo dengar kabar pejabat disana saat di undang datang ke istana ternyata perilakunya memalukan.

Untuk tempat wisata masih bolehlah Kerinci dijadikan destinasi. Bukan propinsi Jambinya, soalnya kalau di Jambi nyaris tidak ada. Palingan wisata budaya dan sejarah. Kalau yang itu ama kurang minat. Di Kerinci ada air terjun di Sungai Medang, danau di daerah Keliling Danau Kerinci dekat Jujun, bukit, Gunung Kerinci di Kayu Aro, Danau Cermin dekat Gunung Tujuh. Setelah Padang untuk wisata alam bolehlah datang ke Kerinci, tapi untuk makanan kayaknya kalah. Belum ada ama ketemu menu yang enak disini. Kalau kue ya dodol kentang dan sirup kayu manis saja yang terkenal. Itu pun ama ga terlalu doyan.

Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Khusus propinsi ini sangat banyak ulasan yang bisa di cari. Intinya kalo kesana paling sering karena alasan belanja dan menghadiri acara.

Propinsi Jawa Barat

Gambar

Propinsi ini juga tak kalah banyaknya jadi bahan perbincangan. Jadi tak akan ama urai panjang-panjang. Kalaupun pernah ke propinsi ini karena pernah datang ke Bogor untuk menikmati panorama di puncak, liat vila-vila tak berpenghuni, nikmatin macetnya pergi ke taman bunga, nyicipin roti unyil yang kaya lemak tapi rasanya enak. Kalaupun ingin berehat sepertinya di Sumbar lebih layak untuk dijadikan tempat berehat.

Propinsi Banten

Datang kesini karena masih memiliki keluarga yang berdomisili di Tangerang. Jadi beberapa daerah saja yang ama tahu. Dari kali deras milih angkot yang ke kota bumi. Ada lagi keluarga yang tinggal dekat BSD, tapi luma nama kompleknya. Intinya udah pernah dan beberapa kali kesana. insyaAllah ga pernah nyasar juga meskipun dah malam nyampe disana dan sendiri pula.

Propinsi Jawa Timur

Datang kesini karena pesawat kami transit dulu. Jadi meginjakkan kaki hanya disekitaran Bandara Juanda. Tak lebih. Melewati di atas udara tentu tak sama sensasinya dengan di darat.

Propinsi Nusa Tenggara Barat

Inilah satu-satunya propinsi yang paling jauh yang pernah ama datangi. Meskipun paling jauh ternyata seimbang dengan keindahan alam yang ditemui. Lombok termasuk pulau yang paling banyak dikunjungi bule. Bahkan ketika pergi ke pulau Gili Trawanagan seakan-akan kita lah yang pendatang karena banyaknya orang asing disana. Ulasan tentang perjalanan di NTB sudah pernah ama tulis, jadi tidak banyak juga pembahasan yang sekarang.

Gambar