Keutamaan Ayat Kursi.

  1. Ayat yang paling mulia

Diriwayatkan oleh Ubay Bin Kaab. Rasul bertanya “ wahai Ubay, manakah ayat Al Qur’an yang paling agung?” (Ubay Bin Kaab merupakan sahabat yang pakar dalam Al Qur’an, tapi Ubay tidak mau menjawab, karena sepatutnya ia yang bertanya bukan Rasul). Dan sebagai bentuk rendah diri dia menjawab “Allah dan Rasul-Nya yang tahu”. Kemudian Rasul bertanya lagi, namun Ubay menjawab dengan jawaban yang sama, nabi bertanya lagi dan meminta jawaban, maka Ubay pun menjawab Ayat Kursi. Maka Rasul pun menyambung “mudah-mudahan Allah memuliakan dengan ilmu yang ada padamu wahai Abal Munzir. Ilmu yang membuatnya mengetahui ayat yang paging agung dalam Al Qur’an.

(HADITS INI DIRIWAYATKAN OLEH IMAM AHMAD DAN TERDAPAT JUGA DI HADITS SHOHIH IMAM MUSLIM) dan demi diriku yang ada di tangannya”, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai lidah dan dua bibir, yang lidah dan bibir itu senantiasa mensucikan Allah di ‘Arsy (tambahan ini diriwatkan oleh Imam Ahmad, tidak terdapat dalam shohih Muslim).

  1. Dijauhkan dari Setan

Abdullah Ubay Bin Kaab meriwayakan, bahwa ayahnya mempunyai kantung yang berisi kurma. Apabila mendekati kantung tersebut ia mendapati kurmanya berkurang. Maka, pada suatu malam ia menjaga kantung tersebut. Rupanya ada satu sosok yang rupanya seperti remaja. Maka ia bersalam padanya, dan sosok itu menjawab salamnya. Maka Ubay bertanya, ia siapa? Dan di jawab,”ia adalah Jin”. Ubay mengatakan, mari kesini tanganmu’. Rupanya tanganya seperti tangan anJing dan berbulu seperti bulu anJing. Maka berkata Ubay, apakah seperti ini rupa Jin? maka di jawab Jin, “sebenarnya engkau tahu ada rupa yang lebih dahyat dariku ini”. Karena Jin mampu menjelmakan diri dengan apa saja. Maka berkata Ubay, apa yang membuatmu mencuri kurma?, maka di jawab Jin, kami mengetahui bahwa kamu adalah orang yang suka bersedakah, maka kami juga ingin mendapati kurmamu itu. Maka berkata Ubay, “wahai Jin, apa yang bisa membuat kami terpelihara dari gangguanmu?”, maka Jin menjawab “ayat ini, Ayat Kursi”. Maka besoknya Ubay bertemu nabi, dan nabi menanyakan tentang tamu Ubay ini, maka rasul pun menjawab “berkata benar si Jin yang kotor itu.”

  1. Diriwayatkan oleh Anas Bin Malik. Rasulullah pernah bertanya pada seorang sahabat “hai fulan, apakah kamu sudah menikah?, maka sahabat menjawab,” belum, karena belum ada bekal untuk nikah”. Maka nabi pun berkata “bukankah kamu sudah hafal Kul huwa allahu ahad? Sahabat pun menjawab, “sudah”. Nabi pun berkata “sesungguhnya ia adalah seperempat Al Qur’an, kul ya ayyuhal kaafirun seperempat Al Qur’an, idza zulzilatil ardhu seperempat Al Qur’an, idza jaa a nasrullah wal fath seperempat Al Qur’an dan ayat kursi seperempat Al Qur’an”. Jadi boleh membaca ayat Al Qur’an sebagai mahar. Jadi keutamaan ayat kursi menyamai seperempat Al Qur’an. Baca empat kali ayat kursi sama dengan mengkhatamkan Al Qur’an. Ada riwayat lain yang menyebutkan Kul huwa allahu ahad sama dengan sepertiga Al Qur’an.
  2. Riwayat lain Dari Abu Hurairah menyebutkan ” pada Surah Al Baqoroh didalamnya ada penghulu ayat2 Al Qur’an. Tidaklah di bacakan Ayat Kursi di suatu rumah, yang setan ada didalmnya melainkan setan akan keluar darinya. Dibacakan Ayat Kursi, bukan di pajang dalam ruangan. Ada tambahan lain dengan jalan lain (hadits ini shohih). “ setiap segala sesuatu ada puncaknya. Dan puncak Al Qur’an adalah Surah Al Baqoroh , dan dalam Surah Al Baqoroh ada Ayat Kursi.
  3. Dari Asma’ Binti Yazid diriwayatkan “ dalam Surah Al Baqoroh pada Ayat Kursi dan Surat Ali Imran ayat 2 didalamnya ada asma Allah yang Paling Agung, yaitu bila seseorang menyeru Allah dengan menyebut nama Allah yang Paling Agung, maka ketika ia meminta, maka ia akan di beri. Kalimat agung tsb yaitu “AL HAYYU dan AL QOOYUM”. Diriwayatkan dari Abi Umamah, bahwa bila kita menyeru Allah dengan menyebut nama Allah AL HAYYU dan AL QOOYUM, maka do’a kita akan diperkenankan. AL HAYYU berkaitan dengan kehendak Allah yang luas dan mampu menyampaikan seluruh kehendak. Maka, setelah dzikir kita baca dulu Ayat Kursi baru berdo’a. dan sebelum baca ayat kursi hendaknya menabaca Al Fatihah.
  4. Dari Ali Bin Abi Thalib diriwayatkan, bahwa Rasulullah berada di atas mimbar dan berkata “barang siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian, dan barang siapa yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur, maka Allah akan mengamankan rumahnya, dan rumah tetangganya, dan rumah2 yang berada di sekelilingnya. Jadi tidak hanya dirinya sendiri yang terlindungi, tetapi juga tetangga disekitarnya.
  5. Diriwayatkan dari Abi Umamah “siapa yang membaca ayat kursi setiap selesai sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian” (Hadits Shohih)
  6. Lansung Allah turunkan dari Arasy nya.

Masih banyak lagi keutamaan ayat kursi, maka rugilah siapa yang tidak mengamalkannya. Lebih lanjut silahkan simak cermah Ust. Mustafa Umar di situs Tafaqquhstreaming.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s