SURAT AL BAQOROH (SAPI BETINA)

Pembukaan yang disampaikan oleh Buya Gusrizal Gazahar

Surat ini terletak pada urutan kedua dalam urutan surat2 al qur’anul kariim. Merupakan salah satu surat yang popular. Diantara surat2nya ada yang turun di Makkah dan ada juga yang turun di Madinah. Dinamakan surat Al Baqoroh, karena didalamnya terdapat kisah tentang sapi betina. Kasus ini terjadi ketika terjadi pembunuhan pada masa Nabi Musa ‘Alaihis Salam. Bani Israil menyembunyikan kasus itu dan mereka bertanya pada Musa bukun untuk ingin mengetahui, melainkan hanya sekedar menguji nabi mereka, sedangkan orang yang berbuat tidak mau mengakui kesalahannya. Mereka datang kepada Musa, dan nabi Musa menyampaikan perintah Allah untuk menyembelih sapi betina sebagai petunjuk. Tapi watak mereka bukanlah orang yang patuh pada rasul Allah, medorong mereka untuk berkilah dan mengelak pada nabi mereka. Dengan cara bertanya dan bertanya, dan akhirnya mereka menginginkan agar terlepas dari tuntutan itu. Bukan bertanya untuk tahu melainkan bertanya agar lepas dari apa yang di suruh. Di saat Allah memerintahkan mereka untuk menyembelih sapi betina, mereka malah menjawabnya dengan “apakah nabi Musa menjadikan mereka sebagai cemoohan”. Nabi Musa pun menjawab bahwa ia bukanlah orang yang bodoh. Dan mereka tentang sapi yang berapa umurnya, warnanya dan jenisnya. selalu bertanya dan bertanya yang akhirnya menyusahkan mereka sendiri dalam mencarinya.

Mengapa dinamakan surat Al Baqoroh (Sapi Betina)? padahal ada banyak kisah lain dalam surat ini. Dia antara jawabannya selain karena tauqif (begitulah yang dinamakan pada rasulullah), peristiwa penyembelihan sapi betina ini merupakan peristiwa penting. Karena ada orang yang mendengar tapi tidak mau patuh. Mereka mendengar tapi mereka melanggar. Tatkala nabi Musa datang membawa penjelasan, mereka malah menjadikan sapi sebagai sesembahan. dan kedalam hati mereka itu telah menyelusup keingkaran dan penyucian terhadap makhluk, yaitu anak sapi. Sehingga mereka menjauh dari petunjuk Allah, dan Cuma berbasa-basi dengan rasul. Mendengar tapi melanggar.

Surat ini terletak di awal, ia sekaligus sebagai pelajaran bagi umat agar ketika mempelajari Al Qur’an kita pun tau agar tidak mengikuti sikap bani israil ini; membaca, mendengar tapi tidak mau patuh. Orang Bani Israil saja mendengar tapi tidak mau taat Allah kecam, apalagi kalau ada orang yang tidak mau mendengar apatah lagi akan taat. Dan kondisi ini banyak kita temukan zaman sekarang.

AYAT 1.

Karena yang di Tafaqquh Streaming rekamannya rusak, jadi memakai yang disampaikan oleh buya Gusrizal Gazahar.

Alif laam Miim

Beberapa surat dalam Al Qur’an juga di mulai dengan huruf-huruf seperti ini. Di dalam ‘ulumul qur’an, dinamakan juga dengan huruf muqoto’ah (huruf terputus-putus), karena membacanya satu per satu seperti pelafalannya saat kita membaca huruf2 hijaiyah dan tidak di beri baris sehingga membacanya tidak boleh di sambung . Jumhur mufassirin memaknainya dengan “Allah yang lebih tahu dengan maksud”. Tapi sebagian ulama ada yang mencoba menelisik huruf-huruf ini. Tapi sebagian ulama menolak analisa2 ini, karena tidak ada dalam tuntunan syariat. Namun dari tujuannya bisa untuk littanbih, yaitu menarik perhatian agar focus pada Al Qur’an. Dan membaca huruf2 itu memberi nuansa yang berbeda saat membacanya. Karena itu sepakat para ulama untuk memasukkannya ke dalam ayat mutasyabihat, yaitu ayat yang tidak diketahui maksudnya melainkan dengan perhatian, pendalaman dan ilmu yang cukup. Beda dengan ayat muhkamat yang tidak ada pertentangan didalamnya karena dimaklumi maksud dari ayat tsb. Ayat Al Qur’an berdasarkan kejelasan dan ketidakjelasan maknanya dibedakan menjadi ayat muhkamat dan mutasyabihat. Contoh ayat mutasyabihat yang lain yaitu kalimat “tangan Allah”, “Allah bersemayam”. Bagaimana bentuk tangan Allah dan cara Allah bersemayam, maka kita tidak memiliki ilmu untuk menakwilkannya. Allahu a’lam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s