Agama itu nasihat الدين نصيحة

Agama itu nasihat

Ini salah satu hadits yang umum ama dengar saat masih kuliah 🏫

hadits ini diriwayatkan oleh sahabat Tamim Ad Daari. Ad Daari adalah sebutan yang dinisbatkan pada datuknya atau di sebut juga Tamim Ad Diiri yang dinisbatkan pada tempat ibadahnya. Diir adalah rumah ibadah khusus tempat orang Kristen beribadah, bukan gereja. Kenapa namanya dinisbatkan kepada tempat orang Kristen beribadah? Karena ia awalnya beragama Nasrani . Ia masuk islam pada tahun 9 H, riwayat haditsnya tak banyak. Di Shahih Bukhari tidak ada, di Shahih Muslim hadits ini adalah satu-satunya. Seorang ulama Imam As Shan’ani menuliskan Di dalam kitabnya Subulus Salam menceritakan tentang Tamim Ad Daari, yakni “ia pernah mengkhatamkan Al Qur’an dalam satu rakaat”. Intinya, meski ia pernah menyembah yesus, memang pernah bersujud ke salib, tapi masa lalunya ia tutupi dengan ibadah yang ia lakukan. Karena itu jangan meremehkan orang yang mempunyai masa lalu gelap, tapi mungkin saja mempunyai masa depan yang baik.

Bacaan Al Qur’an Satu rakaat bisa dilakukan pada musim panas, karena saat itu malamnya panjang. Tapi rokaat kedua ia tidak membaca surat yang panjang lagi. Keistimewaan bahwa ia pernah membaca Al Qur’an pada satu rakaat adalah keisitemewaan sendiri. Imam Ahmad Bin Hambal pernah menamatkan Al Qur’an pada shalat malamnya, begitu juga Imam Syafi’i, tapi mereka menamatkannya pada saat sholat, bukan satu rakaat.

Saat itu ama belum ngerti apa makna dari agama itu adalah nasihat. Karena ama memahami nasihat berdasarkan arti umum yang di pakai dalam kosa kata Bahasa Indonesia bukan Bahasa Arab. Ternyata arti nasihat dalam Bahasa Arab ada dua

  1. Nasihat berarti menambal pakaian yang sobek. Ketika ada orang yang menasihati kita berarti orang tersebut melihat ada yang kurang dalam diri kita sehingga perlu di jahit. Dan itu dilakukan dengan memberi nasihat.
  2. Nasihat berarti memurnikan madu 🍯 dari lilin. Di nasihati berarti dimurnikan dari yang kotor. sama halnya dengan lilin yang di buang lilinnya agar di dapat madu yang murni.

Rasulullah mengatakan نصيحة الدين sebanyak tiga (3) kali. Lanjutannya untuk siapa nasihat itu?

  1. Lillah. Maksudnya agama itu memurnikan kita dari sampah jahiliyah terhadap sifat kotor yang dinisbatkan pada Allah, seperti mengatakan bahwa Allah punya anak atau ada tuhan Allah dan tuhan Latta untuk yang perempuan.
  2. Lirrasul. Agama memurnikan rasul dari gelar buruk yang orang jahiliah katakan, seperti nabi itu tukang sihir, gila, dsb.
  3. likitaabih. Memersihkan kitab yang Allah turunkan dari penamaan yang salah.

Lebih lengkap tentang hadits ini, simak langsung lewat mp3 ceramah Ustadz Abdul Somad yang di upload oleh Tafaaqquh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s