Demam K-POP Bagiku tak POP

K-POP (Korean Pop) adalah istilah yang cukup popular saat ini, apalagi dikalangan remaja. Secara ama bukan lagi remaja, bersyukur sekali tidak terlalu gandrung pada aliran music satu ini. Sangat banyak penyanyi korea yang di hafal oleh remaja Indonesia khususnya, baik boyband ataupun boygirl. Meski tak ngerti korea, tapi banyak juga yang berlagak kekorea-korean. Pernah juga liat dialognya anak alay yang ga ngerti bahasa korea, tapi sok pake bahasa korea segala. Walhasil, keliatan dunk gagapnya.

Ama ga terlalu gandrung dengan korea. Apakah negaranya, penyanyinya, artisnya, makanannya, apapun yang berbau korea ama ga terlalu ngeh. Meski satu dua tau wajah artisnya karena beberapa kali nonton juga movie korea, tapi ama ga minat lagi untuk nonton kedua kalinya. Beda dengan jepang. Kalau bertemakan Negara ini ama punya ketertarikan sendiri. Seperti Music, film, budaya. Dan meski ama ga bisa bahasa jepang satu dua ada yang bisa ama tau meski dengan bantuan di google liat artinya. drama jepang sangat banyak juga yang ama suka, terlebih bertemakan sekolah atau pendidikan nonformal lainnya. Meski banyak juga pilihan tema yang lain seperti kerajaan serta samurai, tapi karena ngeri, akhirnya film yang buat humor juga yang paling dominan.

Tak dipungkiri banyak juga kebiasaan jepang yang tak sesuai islam. Seperti kebiasaan membungkuk. Membungkuk termasuk adat yang sangat kental dengan masyarakat jepang. Berterima kasih dengan membungkuk, minta maaf dengan membungkuk, malah pakai bersujud kalau permintaan tersebut dengan sungguh2. Oalah!

Terlepas dari positif negatifnya masing2 negara kawasan Asia Timur ini, setidaknya ada yang bisa dipelajari

  1. K-pop sangat mendunia karena ternyata di balik layar team ini tetap saja unsur illuminiti melekat. Dan saat liat pemaparannya di youtube, ternyata ga jauh beda seperti agnes monica di Indonesia
  2. K-pop memang sangat mendunia, tapi semua orang juga tahu kalau wajah orisinil masyarakat korea sangat susah di cari. Karena sudah menjadi ‘urf juga bahwa masyarakatnnya gemar melakukan operasi. Jadilah tak heran kalau wajah mereka pada mirip. Dioperasi agar di buat seperti selebriti adalah perkara yang mudah bagi para dokternya. Jadinya meski k-pop itu mendunia, tapi mereka ternyata tak punya kekhasan yang berharga.
  3. K-pop memang mendunia, tapi waktu tetap saja akan menghabisinya. Sampai masanya maka mereka pun akan kehilangan nama. Hanya tinggal kisah yang mungkin menjadi legenda. Kasihan sekali dengan remaja yang mengidolakan aliran baru ini. Ga beberbobot banget deh!
  4. K-pop memang mendunia, tapi ah, sudahlah. Toh ama terlalu tertarik membahas Negara ini. Perang yang tak berkesudahan antara korut dan korsel juga menjadi perhatian dunia.

Ah, sudahlah. Orang kafir memang tak henti-hentinya membuat umat muslim jauh dari agamanya. Semoga saja mereka sadar bahwa mereka telah mengambil idola yang salah. Ga da faedah, buat kehidupan sekarang ataupun masa mendatang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s