Arena 123, Minggu 30 November 2014

ruru

Terbanglah Ruru

dari awan biru

ajaklah aku kenali dunia

terbanglah Ruru

Episode Ke 1 #Georgia

Negara ini terletak di Benua Eropa. Tepatnya Eropa Timur. Ibukotanya Tbilisi. Adapun batas2 negaranya yaitu

Sebelah Utara berbatasan dengan Rusia

Sebelah Selatan berbatasan dengan Armenia

Sebelah Barat berbatasan dengan Turki

Sebelah Timur berbatasan dengan Azerbaijan

Bentuk pemerintahannya Republic, dengan jumlah penduduk ekitar 4,4 juta jiwa. Wah, dibandingkan Indonesia masih lebih banyak jumlah penduduk satu propinsi di Indonesia ne.

Anting2 yang di pakai Kak Devi adalah kerajinan khas dari Georgia yang di sebut Emanil.

Georgia memiliki alphabet tersendiri, yang lumayan bikin bingung, karena jarang diliat di media umum. Alphabetnya berjumlah 33 huruf. Negara ini memiliki budaya yang kental serta banyak kerajaan dan pegunungan.

Merdeka dari Uni Soviet pada tanggal 1 April 1991. Wah, baru merdeka ternyata. Dan semboyan negaranya “Kekuatan Melalui Persatuan”. Sebuah semboyan yang sangat bagus. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Georgia Cyrilic, dan sekitar 7% warganya menggunakan bahasa Rusia. Maklum, kan dulu di jajah Rusia.

Saat Kak Devi masuk ke rumah sang ambassador, ada begitu banyak barang yang bernuansakan Georgia. Mulai dari lukisan alam sana, kerajinan pedati, hingga beraneka pakaian tradisional setempat. Pas liat topi awalnya Kak Devi mau nyobain, eh ternyata mele only. Lucu juga bentuk topinya. Serasi dengan kepala sang ambassador saat ia memakainya.

bendera gorgia

Warna Bendera nasionalnya merah putih dengan gambar palang. Satu yang besar d tengah2, dan 4 palang kecil di setiap sudutnya. Tapi warna ini tidak memiliki arti, hanya saja dahulu pernah digunakan oleh salah satu kerajaan. Bendera ini diperkenalkan pada tahun 2004.

O ya, saat kak devi liat symbol goergia santo, katanya nama Georgia di ambil dari kata ini. Karena si Georgia santo adalah yang mengalahkan naga dan melindungi mereka. Weleh2.

Lanjut ke dapur Georgia, yang kali ini langsung dari chef terkenal dari Georgia, dengan menu Chakokbili, sambil belajar angka 1-10 dalam bahasa Georgia

Erti

Ori

Sami

Othki

Khuti

Ekvsi

Shvidi

Rva

Takhr

Atc

Aduh, nulisnya aja bingung, apalagi ngelafalnya. O ya satu lagi menu yang di buat yaitu “Pkhali”, dengan bahan utama bayam dan berbagai dedaunan. Sayang waktu ia bilang pakai cuka dari anggur jadi ragu, ini masuk khamar juga atau ga.

Lanjut ke sesi cerita asal mula Negara si ambassador yang intinya di mulai dengan pencarian burung Pegar. Dan Tbilisi sendiri artinya air hangat.

Terakhir sesi tukaran kado. Dari ARENa 123 ada souvenir mirip bantal, tentunya dengan tulisan Arena 123, dan si ambassador memberikan guci kecil khas negaranya.

Ok, penasaran dengan episode selanjutnya saat ke sekolah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s