Balagu Ciek Lu

#edisi lagu cinta yang bikin nelangsa yang dinyanyikan oleh penyanyi wanita.

Meski music termasuk topic yang sering diperdebatkan, namun ama ga bisa lepas dari music. Mau gimana lagi, dari kecil udah jadi kebiasaan, jadi sekarang ga bisa lagi kalau harus stop music. Beberapa waktu ga berdendang masih bisa, tapi kalau harus selamanya ga bisa.

  1. Di mulai dari lagu Fitri Handayani,” Mengapa Aku Jatuh Cinta”. Karena lagu ini menjadi asal mula mengapa akhirnya nelangsa, ya karena jatuh cinta. Berikut liriknya

 

Malam tak berbintang

Terpaku sepi disini

Hanya rembulan malam

senyum untukku
Sering ku bertanya

pada hatiku ini

Mengapa jatuh cinta pada dirimu

Sedang kau kini tak sendiri lagi kau telah berdua
Namun entah mengapa sebabnya aku jatuh cinta

Terkadang ingin ku menepis semua rasa di hatiku

Atau ku buang saja kenangan bersamamu
Kendati begitu berat untuk melupakan dirimu

Kurasa kita tak mungkin lagi bersatu

 

Memang kusadari

Terlalu sayang padamu

Tak mudah melupakan kasih sayang darimu

 

Sering ku bertanya

pada hatiku ini

Mengapa jatuh cinta pada dirimu

Sedang kau kini tak sendiri lagi kau telah berdua
Namun entah mengapa sebabnya aku jatuh cinta

Terkadang ingin ku menepis semua rasa di hatiku

Atau ku buang saja kenangan bersamamu
Kendati begitu berat untuk melupakan dirimu

Kurasa kita tak mungkin lagi bersatu

ingin ku menepis semua rasa di hatiku

Atau ku buang saja kenangan bersamamu
Kendati begitu berat untuk melupakan dirimu

Kurasa kita tak mungkin lagi bersatu

 

 

 

  1. Menyeberang ke Ranah Jiran. Ketemu dengn Siti Nurhaliza, dengan lagu “Wanita”. Karena edisi kali ini bergenrekan lagu cinta oleh wanita, sepertinya judul lagu ini juga cocok.

Aku wanita punya hati nurani
Yang tak dapat dibohongi
Pabila cinta tlah membutakan mata
Dan membuat tuli telinga

Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini

Cintaku ini anugerah terindah
Dari yang maha kuasa
Cintaku padamu tak pernah berubah
Meskipun kita berbeza

Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini

Chorus
Aku wanita aku kaum hawa
Yang memang rapuh hatinya
Aku wanita aku punya cinta
Selayaknya manusia

***
Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini

Ulang chorus & ***

Aaa… ku wanita
Aaa… Ku wanita
Yang hanya perlu kau fahami

Ulang chorus 2x

Oh apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini

Wanita… woohoo…
Ku wanita… ooo…
Wanita…

 

  1. Masuk juga penyanyi Ranah Minang yang cantik ini. aduh, lagunya sesuatu bingit. Lagu yang dinyanyikan oleh Penyanyi dari Bumi Serambi Madinah ini sangat menyentuh “Maulang Sayang”

 

Dulu Kasiah Barasiokan
Guruah di hati hanyo bagumam sajo
Tapi kini samo samo manyatokan cinto
Raso ka babaliak ka maso nan lamo

Tadayo hati mambayangkan
Bakawan dulu cinto alah di pandam
Taddayo muluik denai baliak manjanjikan
Kito ka batamu di ujuang jalan

reff
Rindu denai manuai galak
Ingin denai maurai tangih
Salah denai harok batamu
Walau uda lah baduo

Dulu hati di pamainkan
Kini hati mampamainkan
Lamo denai mancari jawek
Lah batamu hilang pulo

Nan denai rusuahkan
Sarupo si malakamo
Manyasa batamu
Namun sakik kahilangan

Dulu hati di pamainkan
Kini hati mampamainkan
Lamo denai mancari jawek
Lah batamu hilang pulo

Nan den angankan
Kito ka biaso sajo
Nan denai rusuahkan
Bakawan maulang sayang

 

  1. Aduh, kebanyakan lagu, ga kunjung berakhir ntar nelangsa yang bikin nestapa. Ya udah, di tutup dengan lagu diva popnya Indonesia Krisdayanti “Menghitung Hari”.

 

Menghitung hari
Detik demi detik
Masa kunanti apakan ada
Jalan cerita kisah yang panjang
Menghitung hari

1
Padamkan saja kobar asmaramu
Jika putik itu takkan ada
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan puitis

Pergi saja cintamu pergi
Bilang saja pada semua
Biar semua tahu adanya
Diri ku kini sendiri

( ulang 1 )

Oh… Pergi saja cintamu pergi
Bilang saja pada semua
Biar semua tahu adanya
Diri ku kini sendiri

Diri ku kini sendiri…

 

Diriku kini sendiri. Ga papa sendiri. Karena toh kesudahan hidup kita juga sendiri. Terlalu larut dengan perasaan juga tak kan mengubah kenyataan. So, keep move on 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s