NAGARI AMPEK SUKU JO MAKNA KATO NAN AMPEK

18 jamSeringkali dunsanak mendengar kata yang satu ini tapi belum tahu apa makna yang sebenarnya dari ungkapan tersebut, makna dari kato nan ampek itu adalah tata krama dalam berbicara di lingkungan adat minangkabau. Kata ini ada 4 macam yakni nya :A. Kato mandaki :
Merupakan sebuah ungkapan pendidikan bagai mana cara berbicara dan bersikap kepada orang yang lebih tua dari kita. kato mandaki merupakan sikap yang kita tunjukan kepada orang yang lebih tua seperti kalau berbicara sopan, mendengarkan nasihatnya, tidak membantah pembicaraan atau pengajarannya. Ungkapan kata mendaki ini adalah cara pergaulan kepada orang yang lebih tua seperti anak kepada orang tuanya, kemanakan kepada mamak, murid kepada guru dan adik kepada kakak.

B. Kato manurun :
Ungkapan yang menggambarkan bagaimana cara bersikap, berbicara seseorang dengan yang lebih muda dengan kita. di artikan juga dengan tindakan mengayomi, menyayangi yang lebih kecil dari kita. ungkapan ini di gunakan oleh orang tua kepada anak, guru kepada murid ,mamak kepada keponakan dll.

C. Kato mandata :
Kato mandata ialah ungkapan sikap berbuatan atau tindakan cara berbicara yang sebaya dengan kita. ungkapan ini digunakan oleh teman sepermainan. saling menghormati dan menghargai.

D. Kato malereang :
Ungkapan sikap tindakan dan cara berbicara dengan orang yang kita segani, hormati. ungkapan ini ditujukan dalam pergaulan sehari hari antara Datuak (kepala suku) dengan masyarakat,Ustad dan jamaah, Ayah dan menantu dll

jadi gambaran orang minang seperti ini

— nan Tuo di hormati

— nan Ketek di sayangi

— samo Gadang baok baiyo.

Namun sekarang semua ini mulai pudar dalam diri pemuda minang dikarenakan tidak ada lagi berfungsinya filter dari agama dalam diri pemuda minang yang sekarang malah hanyut dalam budaya asing yang datang dari dunia barat.

Wahai dunsanak kasadonyo berpegang teguhlah pada adat minang yang di wariskan dan di ajarkan oleh niniak mamak kita dahulunya karena Minang selaras dengan ajaran dari agama Islam.

Nb: awak cuma manaruihkan/maulang wasiat dari adaik Minang urang tuo dulu – semoga Alam takambang jadi guru

Wallahu’alam.

‪#‎kampuang‬ awak juo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s