10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

Dari dulu sering banget ama mendengar kalimat 10 (sepuluh) sahabat yang di jamin masuk surga. Atau dalam versi Assabiqunal Awwalun. Namun, mendengar saja belum tentu tau, apalagi ingat. Toh, hingga semasa kuliah ketika saat itu pernah ditanyain siapakah kesepuluh orang yang dijamin masuk surga, ama hanya ingat 4 khaliah yang menjadi khulafaur rasyidin plus Bilal bin Rabah. Padahal sahabat Bilal bin Rabah ga masuk kategori ini, meskipun ia dijamin masuk surga, mengingat nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepada bilal perihal suara terompahnya yang terdengar di surga. SubhanAllah, begitu luar biasanya sosok nabi sebagai pemimpin, suara terompah sahabat pun beliau bisa hafal.( Ama jangankan menghalafal suara terompah orang lain, suara terompah ortu sendiri aja ga hafal). Karena alasan inilah, ama fikir bilal masuk kategori ini.

Ketahuan kan kalau tsaqofay Islam iyahnya minim banget. Padahal Cuma sepuluh lho. Artis aja bisa puluhan yang ama tahu, grup band juga, lagu apalagi, tapi kok sepuluh sahabat nabi yang di jamin masuk surga ini ama ga hafal2. Padahal kisah kehidupan mereka luar biasa semua. Mereka adalah generasi awal yang beriman dengan kenabian Rasulullah di saat banyak orang kafir menentangnya. Mereka adalah sahabat2 mulia yang meskipun berasal dari golongan terhormat sekalipun tetap merasakan siksaan yang dilakukan oleh kaum musyrik, mereka adalah orang2 yang special dengan keistimewaan yang berbeda2. Lalu siapakah mereka?

  1. Abu Bakar As Shiddiq

Beliau adalah Abdullah bin abu Quhafah, dari kabilah Quraisy, dilahirkan tiga tahun setelah Rasulullah. Bekerja dalam bidang perniagaan, dan termasuk orang kaya yang terkenal di Makkah. Diantara orang Quraisy, dia merupakan orang yang paling ahli menuturkan nasab Quraisy dan orang yang paling ahli tentang Quraisy, kebaikan dan keburukan nasab Quraisy. Memiliki akhlak yang baik dan terkenal dengan kebaikannya, sehingga didatangi dan disenangi semua orang. Beliau masuk Islam tanpa ragu, sehingga beliau termasuk orang yang masuk Islam dari golongan laki2 merdeka. Abu berarti bapak, Bakar berarti pagi2 atau awal. Abu Bakar berarti orang yang di awal (masuk Islam ). Ia tidak menunda ke Islam annya ketika nabi mengatakan bahwa ia adalah utusan Allah. Nabi berkata: “ Tidaklah aku mengajak seseorang masuk Islam , kecuali menjadi pucat pendengarnya, merasa ragu2 dan berpikir panjang kecuali Abu Bakar. Ia tidak menunda2 masuk Islam ketika aku menceritakan Islam kepadanya, dan juga tidak merasa ragu2”. Lewat Abu Bakar sejumlah orang Quraisy pun masuk Islam . Diantaranya, Utsman Bin Affan, Zubair Bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, dan Arqam Bin Abi Al-Arqam. Gelar As Shiddiq melekat padanya, karena ia membenarkan perkataan Rasulullah ketika Rasulullah berkata bahwa ia telah mengunjungi Baitul Maqdis (isra dan mi’raj)dimana pada waktu itu semua orang mendustakannya. Dan Rasulullah pun berkata kepada Abu Bakar : “Dan engkau wahai Abu Bakar adalah as shidiq (orang yang bersegera membenarkan).

Ketika jumlah kaum musliminmencapai tiga puluh Sembilan orang laki2, Abu Bakar mendesak Rasulullah agar menampakkan Islam secara terang-terangan. Pada awalnya, kaum muslimin berpencar di beberapa penjuru masjid, lalu semuanya berkumpul bersama beliau. Lalu Abu Bakar berdiri dan berkhutbah,sedangkan Rasulullah duduk. Sehingga, ia merupakan khatib pertama yang menyeru kepada Allah dan Rasulullah. Kaum musyrik marah, lalu menyiksa Abu Bakar dan kaum muslim dengan siksaan yang amat berat. Abu Bakar diinjak2. Si fasiq Utbah Bin Rabia’ah mendekatinya, lalu memukulnya dengan sepatunya, sehingga meninggalkan bekas luka di wajah yang membuat sukar mengetahui rupa hidung di wajahnya. Datanglah Bani Taim menyingkirkan kaum musyrikin dan membopong Abu Bakar. Mereka yakin bahwa Abu Bakar akan mati, lalu mereka kembali ke rumah orang2 Quraisy seraya berseru: “Demi Allah, seandainya Abu Bakar meninggal, niscaya kami akan membunuh Utbah”. Mereka pun kembali kepada Abu Bakar dan mengajaknya bicara, hingga Abu Bakar bisa menjawab mereka dan bertanya: “Apa yang terjadi pada Rasulullah?” mendengar pertanyaan itu mereka mencaci Abu Bakar dan berdiri meninggalkannya.

Dan ketika Abu Bakar berdua dengan ibunya, ia masih bertanya mengenai kabar Rasululllah. Sang ibu yang tidak tahu pun mencari tahu kabar nabi demi menenangkan hati putranya. Hingga mereka pun membawa Abu Bakar bertemu Rasulullah di rumah arqam bin abi arqam, dan saat bertemu Rasulullah, Abu Bakar meminta agar Rasulullah berkenan mendoakan hidayah untuk ibunya dan mengajaknya masuk Islam . Ibu Abu Bakar pun kemudian masuk Islam . Pada hari Abu Bakar di pukuli, Hamzah Bin Abdul Muthalib masuk Islam .

Abu Bakar menginfakkan sebagian besar hartanya untuk membeli budak dan membebaskan mereka dari siksaan yang ditimpakan oleh majikannya. Diantaranya adalah Bilal bin Rabah. Ia merupakan sosok yang paling dekat di hati dan paling tinggi kedudukannya di sisi Rasulullah, hingga nabi berkata:

“Orang yang paling banyak mencurahkan waktu untuk menemaniku dan menginfakkan segenap hartanya untukku adalah Abu Bakar. Seandainya aku mesti mengambil kekasih selain Allah, niscaya aku akan menjadikan Abu Bakar sebagi kekasihku, tetapi persaudaraan dan kecintaan atas dasar Islam tetap abadi.”

Saat sebagian besar sahabat telah berhijrah ke Madinah, Abu Bakar termasuk sahabat yang tinggal di Makkah menemani Rasulullah. Diantara sahabat lain yang tersisa adalah Ali Bin Abi Thalib, ‘Aisyah Binti Abu Bakar dan Asma’ Binti Abu Bakar. Selama nabi belum diizinkan Allah untuk berhijrah, Abu Bakar sangat berharap bahwa dirinyalah yang kelak akan menemani Rasulullah hijrah. Hingga ia pun telah membeli dua ekor unta dan mengurusnya dengan baik sebagai persiapan menyongsong masa tibanya hijrah. Hingga pada hari hijrahnya Rasulullah berkunjung ke rumah Abu Bakar di siang hari. Dimana Abu Bakar bergumam bahwa Rasulullah tidak akan datang pada saat seperti ini, kecuali ada sesuatu yang sangat penting. Rasulullah pun mengabarkan bahwa Allah telah menginzinkannya untuk meninggalkan negeri ini dan berangakat hijrah ke Madinah. Abu Bakar berkata: “Aku akan pergi menemanimu berangkat hijrah wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Ya, engkau menemaniku”. ‘Aisyah berkata: ”Demi Allah, sebelumnya aku tidak pernah melihat seseorang menangis sedemikian gembira seperti aku melihat Abu Bakar menangis pada Allah”. Mereka berdua kemudian mengupah Abdullah bin Arqath yang masih musyrik untuk menjadi penunjuk jalan.

Dari Abu Hurairah ia berkata: aku mendengar Rasulullah bersabda: “ Barangsiapa yang menafkahi kedua istrinya dengan sesuatu di jalan Allah, maka akan diserukan dari pintu surga, wahai hamba Allah, ini balasan kebaikan untukmu. Dan barangsiapa yang suka berjihad, maka akan di panggil dari pintu jihad. barangsiapa yang suka berpuasa, maka akan di panggil dari pintu puasa dan pintu Ar rayyan.”

Abu Bakar berkata: “Betapa beruntungnya orang yang di panggil dari salah satu pintu dari pintu2 surga itu”, seraya bertanya: “Wahai Rasulullah, adakah seseorang yang di panggil oleh semua pintu itu”. Rasulullah menjawab: “Ya ada, dan aku berharap engkau menjadi salah satu dari mereka (orang yang di panggil oleh semua pintu surga ) wahai Abu Bakar. Keutamaan Abu Bakar sangat banyak. Hingga Umar berkata: “Aku tidak bisa melebihi Abu Bakar dalam suatu kebajikan dan ia senantiasa melebihi diriku.” Hingga saat terjadi sesuatu antara Abu Bakar dan Umar bin khattab , Rasulullah berkata: “Sesungguhnya Allah telah mengutusku menyeru kalian tapi kalian telah mendustakan, sedang Abu Bakar telah membenarkan, ia telah membantuku dengan segenap harta dan jiwanya. Apakah kalian akan mengabaikan aku kembali dengan menyakiti sahabatku ini?” Rasulullah mengatakan itu dua kali. Sejak saat itu Abu Bakar tidak pernah disakit lagi. Abu Bakar senantiasa memahami petunjuk yang terkadang sukar dipahami oleh yang lainnya. Seperti ucapan nabi: “ Bahwasannya ada seorang hamba yang telah di beri pilihan oleh Allah, apakah ia akan memilih dunia ataukah ia memilih sesuatu yang ada di sisi-Nya, maka ia memilih sesuatu yang ada di sisi-Nya. Abu Bakar memahami ungkapan ini, dimana orang yang dimaksud Rasulullah dalm ucapannya itu adalah dirinya sendiri.

Abu Bakar adalah khalifah pertama dalam Islam . Orang yang pertama kali mengumpulkan mushaf Al Qur’an, orang pertama yang memimpin haji kaum muslim dan meluruskan pelaksanaan haji mereka di masa nabi masih hidup dan sesudah wafat. Senantiasa ikut dalam semua peperangan bersama Rasulullah, dan Rasulullah berkata padanya: “ Engkau adalah hamba yang dimerdekakan Allah dari api neraka.” Ia pun di panggil dengan nama ‘Atiq (hamba yang dimerdekakan).

Selama Rasulullah sakit menjelang wafatnya, beliau menyuruh Abu Bakar mengimami shalat kaum muslim. Setelah Rasulullah wafat, Abu Bakar di bai’at menjadi khalifah meski ia tidak menginginkannya. Sebelum wafat Rasulullah memberangkatkan Usamah bin Zaid memimpin pasukan ke Syam. ia adalah panglima perang yang paling muda dalam sejarah Islam . Meskipun kala itu banyak sahabat yang meragukan keputusan Rasulullah karena mengangkat panglima perang yang kala itu sangat muda, yakni 18 tahun dan salah satu anggota pasukannya adalah Al Faruq, Umar bin Khattab. Namun, Rasulullah menolak keraguan sahabat tersebut karena Usamah adalah sosok istimewa. Lahir dari ibu mantan budak Ummu Aiman yang juga pernah juga mengasuh Rasulullah dan seorang ayah yang juga mantan budak dan sempat menjadi anak angkat Rasulullah yakni Zaid bin Haritsah. Tumbuh bersama Hasan, Husein, sehingga tidak salah ia masuk dalam tiga orang yang diajak Rasulullah masuk ke dalam ka’bah menghancurkan berhala2 yang ada di dalamnya bersama Bilal bin Rabah dan Ustman Bin Thalhah (orang yang memegang kunci ka’bah, yang hingga hari kiamat hanya keturunannya yang boleh menyimpannya) pada haji Wada’, sedangkan umurnya saat itu adalah 15 tahun, masih sangat belia tapi sudah mulai diperkenalkan Rasulullah betapa berpengaruhnya ia di masa mendatang. Terbukti ketika masa kekhilafahan Abu Bakar. Saat banyak kaum muslimin meminta Abu Bakar membatalkan keberangkatan pasukan Usamah ke Syam karena banyaknya golongan murtad yang saat itu muncul di Madinah, Abu Bakar tetap memberangkatkan pasukan Usamah, (sebelumnya Usamah saat itu menarik mundur pasukannya ke Madinah karena wafatnya Rasulullah) dan lagi2 banyak sahabat yang tidak setuju. Sampai Heraklius pun kaget karena bagaimana mungkin orang yang di landa kesedihan bisa tetap memberangkatkan pasukan yang besar, yakni 3 ribu pasukan. Akibatnya menciutlah nyali masyarakat yang awalnya murtad melihat keberangkatan pasukan Usamah di sepanjang jalan melawan romawi. Dan terbantahkanlah keraguan kaum muslimin saat itu dengan menangnya pasukan Usamah melawan Romawi yang tak terkalahkan dimasanya. Di mana debut perdananya sebagai mujahid harus dibayar dengan syahidnya sang ayah Zaid Bin Haritsah bersama Ja’far Bin Abi Thalib serta Thalhah Bin Ubaidilah pada tahun 8 hijriah dalam medan perang Mu’tah.

Abu Bakar meninggal pada tahun 13 hijriah setelah menjadi khalifah selama 2 tahun di usia yang sama dengan nabi, yakni 63 tahun.

  1. Umar bin khattab

Dikenal berwatak keras dan kasar. Fanatic terhadap tradisi jahiliah hingga ditakuti dan disegani baik kawan atau lawan. Namun sejak mendapat hidayah allah ia berubah menjadi sosok yan tangguh dalam membela kebenaran. Masuk islam ketika berada pada kebencian di puncak paling tertinggi, sehingga ia berniat untuk membunuh rasulullah yang telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat quraisy saat itu. Namun keinginannya tersebut berganti arah ketika ada pihak yang meragukan keinginannya tersebut mengingat adik dan iparnya sendiri telah masuk islam dan menjadi pengikut rasulullah. Maka saat ia mendatangi rumah adiknya Fatimah binti khattab dan suaminya said bin zaid yang ketika itu sedang mendengarkan Al Qur’an yang dibacakan oleh Khabbab bin al Arat, ia awalnyalnya sangat marah berganti menjadi ingin melihat apa yang baru saja mereka baca. Setelah mandi, said pun menyerahkan lembaran yang di minta Umar. Untaian ayat al qur’an yang ia dengar malah melulukan hatinya. Hingga ia pun menyatakn keislamannya di hadapan rasulullah yang saat itu berada di rumah arqam bin abi arqam.

Rencana membunuh nabi malah menjadi pengikut rasulullah. Keislamannya pun disambut dengan teriakan takbir oleh para sahabat dari rumah arqam. Inilah titik balik kehidupan sang singa quraisy, sekaligus menjadi pembeda dalam islam, sosok yang paling ditakuti pun akhirnya masuk islam. Ialah orang yang mengajak kaum muslimin yang saat itu tak kurang dari 40 Orang untuk shalat di samping ka’bah.

 

Usman bin affan

  1. Ali bin abi thalib
  2. Thalahah bin ubaidillah
  3. Saad bin abi waqqash
  4. Zubair bin awwam
  5.  Abdurrahman bin auf
  6. Said bin Zaid
  7. Abu ubaidah bin al jarrah
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s