Masih lanjutan tentang aksi heboh Bu Mentri

“Status Andri Novico

SURAT untuk MENTERI KESEHATAN” ANDA HANCURKAN TATANAN BANGSA INDONESIA YANG BERBUDAYA DAN BERAGAMA INI

“PEKAN KONDOM NASIONAL PADA 1-7 DESEMBER 2013”. “Logika apa yang ada gunakan untuk membenarkan kebijakan anda??? Saya jadi bingung dasar apa yang digunakan SBY mengangkat anda menjadi menteri??? Sejak anda menggagas program ini, menujukkan bahwa pemilihan anda sebagai menteri tidak tepat, karena sebenarnya anda tidak mengenal akar masalah dan apa yang harus anda lakukan sebagai seorang menteri. Namun justru anda menggagas “program liar” yang tidak berbasis pada akar masalah bangsamu yang memiliki ketinggian budaya dan nilai agama. Kita sepakat dan sevisi bahwa kita harus menyelamatkan bangsa ini dari perlaku seks bebas yang mengakibatkan AIDS. Tapi program “ pekan kondom Nasional” sebenarnya anda justru membudayakan perilaku seks bebas yang tidak adapun suku dan agama di Indonesia memiliki dalil untuk membenarkankannya. Bukan Kondom Solusinya, tetapi anda harus mencari akar masalahnya dan menemukan solusi budaya yang berbasis kearifan local yang di Indonesia. Ini bukan Negara atheis, bukan Negara sekuler bukan juga Negara Agama, Tapi ini bangsa yang kaya dengan Nilai kearifan local, yang telah terbuktikan bahwa semua persoalan bangsa ini bisa djelaskan dengan kerjasama yang baik dengan para tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat. “ SOLUSI MASALAH BANGSA INI BERBASIS BUDAYA LOKAL( KEARIFAN LOKAL/WISDOM LOCAL) Kita punya kedaulatan sendiri untuk menentukan apakah program yang tepat untuk bangsa kita. Kita bukan seperti kambing, Sapi atau kerbau yang hidungnya dicocok harus mengikuti perintah “ PENGAWAS DUNIA, PBB UNICEF” yang menitipkan program perusakan tatanan keluarga melalui seks bebas perempuan dan lelaki dengan dan remaja/anak. Ibu Menteri yang terhormat, Anda katakanan, penanggulangan AIDS membutuhkan program terobosan, karena diprediksikan pada tahun 2025 akan ada 1.817.700 orang terinfeksi AIDS. Menurut anda , satu-satunya cara untuk mencegah penularan itu adalah “dengan menggunakan kondom dari laki-laki yang berisiko kepada perempuan pekerja seks maupun istrinya Bahkan juga memperluas program penyebaran kondom ini kepada remaja. Menurutn anda mempermudah akses remaja untuk mendapatkan kondom diharapkan dapat menekan angka aborsi dan kehamilan yang tak diinginkan. Nauzubillak min zalik. SAYA HANYA INGIN MELIHAT REAKSI ANDA KETIKA SUAMI ANDA MELAKUKAN SEKS BEBAS DENGAN PEREMPUAN MANAPUN YAG PENTING TIDAK MEMBAWA PENYAKIT KELAMIN KEPADA ANDA, DENGAN ALASAN SUDAH PAKAI KONDOM. GIMANA PERASAAN ANDA?????? ATAU ANAK REMAJAMU MELAKUKAN SEKS BEBAS YANG PENTING TIDAK HAMIL KARENA PAKAI KONDOM, BAGAIMAN PERASAANMU SEBAGAI IBU???? SAYA KATAKAN SAYA SEBAGAI PEREMPUAN , SEBAGAI ISTRI, SEBAGAI IBU “ AKAN MENGATAKAN “ NO WAY” ya “ NO WAY” TERHADAP “ PROGRAM NERAKA “ INI… KITA HANYA MENUNGGU RUNTUHNYA BANGSA INI.. DENGAN SEKS BEBAS YANG ANDA KATAKAN AMAN” DALIL APA YANG ANDA GUNAKAN DENGAN KATA “ AMAN” AMAN APA???? AMAN AGAR ANDA MENDAPAT “PRESTASI” KARENA SUKSES MEMBERI LAPORAN KEPADA PENGAWAS DUNIA, TELAH BERHASIL MENURUNKAN AIDS TAPI MENGHANCURKAN TATANAN BUDAYA, TATANAN KELUARGA DAN BANGSA. SELAMAT BU MENTERI… TAPI TUNGGU SEMUA ORANG AKAN MEMINTA PERTANGUNGJAWABAN ANDA NANTINYA.. KARENA BANYAK SUAMI ATAU ISTRI AKAN BERSELINGKUH DAN BANYAK ANAK REMAJA YANG KEHILANGAN MASA DEPANNYA KARENA SUDAH SEMUANYA DAYA PIKIR, DAYA EMOSIONAL, DAYA SOSIALNYA HANCUR KARENA “ KENYAK DENGAN SEKS BEBASNYA” RENUNGKAN INI BU MENTERI Menolak segala bentuk upaya penanggulangan Aids melalui sosialisasi penggunaan kondom kepada pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum karena hal tersebut akan memicu perilaku seks bebas yang kontraproduktif. Kirim penolakan kalian ke Telepon ( Kode Lokal) 500567 SMS:081281562620 Faksimili (021) 52921669 Email:kontak@depkes.go.id Alamat Surat : Halo Kemkes Kementerian Kesehatan Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI ‪#‎sebarkan‬

Gambar

Status yang dibagikan oleh Amenkk Cuqimm Susilowathi

Astagfirullah…
Kemarin, kampus UGM Yogyakarta kedatangan “Bus Kondom”. Tidak hanya itu, panitianya juga membagikan kondom gratis di bundaran kampus biru tersebut.

Usut punya usut, program ini adalah Program Kondom Nasional yang diadakan Menteri Kesehatan, yang juga memperingati Hari AIDS sedunia. Entah apa yang ada di dalam pikiran Menteri tersebut, seakan-akan mengajak masyarakat Indonesia untuk “berzina masal, legal”.

Kampus UGM yang terkenal dengan wibawanya pun ikut tercoreng. Orangtua susah payah, memasukkan anaknya kesana, mahasiswa mati-matian menempuh pendidikan disana. Lha kok jadi tempat bagi-bagi kondom?? Bu Menkes…itu kampus bukan tempat lokalisasi pelacuran!

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al – Isra ayat 32)
Perintah Allah sangat halus sekali, melarang kita untuk sekedar “mendekati”, ini malah bagi-bagi kondom grastis…
Astagfirullah….!

Bagi-bagi kondom bukan solusi, malah akan semakin memparah keadaan dan memperbanyak wanita yang kehilangan keperawanan (kehormatan). Kenapa? Kerapatan pori-pori kondom mudah sekali ditembus sel sperma, apalagi kalo kondom itu meregang.

Program Pekan Kondom Nasional ini telah menghabiskan dana sebesar 25 Milyar! Ya Allah… uang rakyat digunakan sia-sia!

Dear, Bu Menkes…tolong hentikan Program Kondom Nasional!!! Lebih baik dana tersebut dilokasikan untuk Jaminan Kesehatan rakyat MISKIN!!!

Like dan sebarkan!
Annisa Mutiara Hati (@HatiAnnisa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s