Setiap Anak Adalah Spesial

Every child is special. Setiap anak adalah special. Meskipun film Bollywood Taree Zameen Par ini sudah sangat lama di produksi, tapi hingga sekarang film ini tetap berkesan saat dinikmati. Sebelum mengenal film yang dibintangi Aamir Khan ini, Children of Heaven adalah film yang berkesan bagiku tentang anak-anak, “berjuang keras meski dengan kondisi fisik yang terluka demi saudara yang disayangi” dan setelah sekian lama baru menemukan buku dengan judul yang sama dan setelah membacanya ternyata tak jauh beda kisah yang ditampilkan dalam layar lebar dengan Tulisan dalam sebuah buku. Setiap anak adalah special. Memang begitulah keadaannya. Bagaimanapun kondisi fisiknya saat lahir, atau saat mulai tumbuh ia tetap special. Meski kelak ditemukan ternyata ia tidak tumbuh seperti anak kebanyakan apakah dari segi fisik atau non fisik ia tetap special. Bahagia rasanya ketika ada orang tua yang meskipun anaknya terlahir atau tumbuh dengan kondisi fisik yang tak sempurna ia tetap menyayanginya dengan tulus tanpa peduli dengan komentar orang yang tak tahu betapa kasih sayang itu lahir bukanlah karena rupa fisik. Hanya orang-orang bodoh lah yang dalam memberikan suatu bentuk kasih sayang melihat dari tampilan seseorang, hanya orang- orang piciklah yang tak mengerti betapa perhatian itu lahir dari hati bukan dari fisik.

Gambar

Karena itulah, ketika menonton film yang bisa menghadirkan bentuk kasih sayang sejati hati ini pun ikut tersentuh dalam menyaksikannya. Karena memang tak mudah untuk bisa bertahan ketika tidak banyak orang mengerti bahwa perhatian yang tulus itu lahirnya tanpa memandang bentuk rupa, tanpa mendengar seni berbicara, tanpa merasakan kehangatan hati yang diberi. Kasih sayang pun bahkan bisa lahir meski orang itu awalnya di benci, di musuhi, dihindari, karena rasa itu lahirnya dari hati. Every child is special, karena itu bagi orang tua yang pengertian ia tidak akan serta merta mencampakkan anaknya meski dalam pertumbuhannya mungkin saja orang lain memandangnya hina karena menggangap hadirnya si anak hanya untuk membuatnya malu. Karena sebenarnya kehadiran sang anak lebih membahagiakan dari pada harus peduli dengan komentar yang orang lain lontarkan. Orang lain boleh saja berkomentar, tapi ia tak akan pernah bisa merasakan hal yang sama dengan yang ia rasakan dengan kelahiran buah hatinya. Meski tak menawan, meski tak lengkap organnya, meski membuat orang lain takut menatapnya, namun semua itu tidak akan sama dengan penglihatan yang ia pakai.

Selalu bahagia ketika menatap anak-anak bisa ceria menghabiskan kesehariannya, terasa gembira ketika melihat sekumpulan anak-anak puas bercengkrama dengan yang sebaya atau tidak dengannya, menghadirkan kebahagiaan tersendiri ketika menyadari bahwa ku juga pernah menghabiskan masa seperti halnya yang mereka lakukan. Bermain lumpur tanpa pernah takut teriakan marah ibu karena baju yang di pakai pulang-pulangnya berwarna tanah, menyusuri pinggir sawah hingga kemudian mandi di sungai meski ditemani perasaan cemas bagaimana kalau ibu melihatnya, berkelana dari satu rumah ke rumah teman lainnya karena merasa membosankan kalau selalu dengan pemandangan yang sama setiap harinya, mencoba sensasi jadi anak nakal dengan turut serta menjahili teman meski ketika ketahuan mendamat omelan dan ceramah panjang. Tapi semarah-marah orang tua terhadap anaknya, perhatian kasih sayangnya tak kan pernah berkurang, malah melihirkan kemarahan yang senantiasa bertambah pada si anak setiap kali ia mendapat omelan.

Gambar

Setiap anak adalah istimewa. Meski dengan kelahirannya orang tua pun harus bekerja ekstra untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya, si anak tak akan peduli dengan permasalahan orang tuanya, ia akan selalu menghadirkan senyuman di wajah orang tuanya, meski dengan tingkahnya yang usil, tangannya yang jahil, keributan kecil yang sering karena mencari perhatian. Ah, memang benar kalo seorang ibu berkata “melihat kepandaian anak, menatap bola matanya dia, mendengarkan celotehnya yang ceria, ternyata dengan sangat cepat mampu menghilangkan rasa penat”. Ya, tentu saja, karena setiap anak adalah special.

 Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s