MAKALAH TENTANG POTENSI NAGARI SULIT AIR OLEH WALI NAGARI SULIT AIR

Ama ketemu makalahnya, jadi ama tulis ulang

DIPRESENTASIKAN DALAM SEMINAR SEHARI MENGALI POTENSI NAGARI SULIT AIR

  1. PENDAHULUAN
    1. Dasar Hukum

Yang menjadi dasar hukum dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:

  • Undang-undang no. 12 tahun 1956 tentang pembentukan daerah otonomi kabupaten dalam lingkungan propinsi sumatera barat.
  • Undang-undang no. 6 tahun 1964 tentang ketentuan-ketentuan pokok pembangunan bidang kesejahteraan sosial.
  • Undang-undang no. 17 tahun 2003 tentang keuangan Negara ( lembaran Negara republik Indonesia tahun 2003 no 147, tambahan lembaran Negara republik Indonesia no 4286).
  • Undang-undang no. 12 tahun 2008 tentang pemerintah daerah lembaran Negara republik Indonesia tahun 2008 nomor 59, tambahan lembaran Negara republik Indonesia no 4844.
  • Peraturan pemerintah no 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah (lembaran Negara republik Indonesia tahun 2005 nomor 140, tambahan lembaran Negara republik Indonesia nomor 4578).
  • Peraturan menteri dalam negeri no 59 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.
  • Peraturan daerah kabupaten solok no 4 tahun 2008 tentang penetapan urusan pemerintahan kabupaten solok ( lembaran daerah kabupaten solok tahun 2008 no 4).
  • Peraturan daerah kabupaten solok nomor 7 tahun 2006 tentang pemerintahan nagari di kabupaten solok.
  • Peraturan daerah kabupaten solok nomor 8 tahun 2006 tentang pokok-pokok pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah (lembaran daerah kabupaten solok tahun 2006 no 27, tambahan lembaran daerah kabupaten solok no 8).

 

  1. Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:

ü  Menjalankan peraturan daerah kabupaten solok no 7 tahun 2006, dalam rangka pencapaian tujuan pelaksanaan roda pemerintahan nagari dalam mewujudkan pembangunan fisik dan mental spiritual nagari sulit air.

ü  Mengaplikasikan transparansi pemerintahan terhadap amanah yang diberikan oleh masyarakat, sehingga menimbulkan partisipasi masyarakat dalam menunjang pemerintahan nagari.

  1. Sasaran

Sasaran yang akan dicapai dalam rangka seminar ini adalah pencapaian secara tujuan nagari sulit air secara khusus dan secara umum adalah pelaksanaan pemerintahan dalam segala sector pembangunan, yang rancang secara bersama unsur-unsur nagari dan peran serta tokoh masyarakat diperantauan.

 

  1. POTENSI NAGARI

{  POTENSI PENDUDUK

Secara teoritis disebutkan bahwa jumlah penduduk yang besar merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Hal ini dimaksudkan apabila jumlah penduduk yang besar tersebut dapat diberdayakan sesuai kodrat, keahlian dan bidang kerjanya masing-masing. Sebaliknya apabila jumlah penduduk yang besar tadi tidak dapat diberdayakan dan dikendalikan secara bijak dan terencana bahkan akan menjadi beban pembangunan.

Berdasarkan data terakhir yang diterima dari hasil sensus penduduk tahun 2010 bahwa jumlah penduduk nagari sulit air sebesar 8/045 jiwa.  Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Jumlah dan pertumbuhan penduduk nagari sulit air

 

No

Jorong

Jumlah Penduduk

Total Jumlah

 

 

Laki-laki

Perempuan

 

1

Silungkang

454

583

1.037

2

Gando

473

602

1.075

3

Kunik Bolai

121

156

277

4

Basung

377

424

801

5

Linawan

300

343

643

6

Rawang

439

463

902

7

Siaru

299

430

729

8

Koto Tuo

460

515

975

9

Taram

69

82

151

10

Batu Gale

85

88

173

11

Koto Gadang

120

135

255

12

Sarikie

169

199

368

13

Talago Laweh

305

354

659

JUMLAH

3.671

4.374

8.045

 

Nagari sulit air dengan jumlah penduduk sebesar 8.045 jiwa adalah merupakan daerah terbesar jumlah penduduknya bila dibandingkan dengan nagari lain di kecamatan X Koto Diatas 19.176, 41.95% adalah penduduk nagari sulit air. Selanjutnya bila dilihat dari tingkat pertumbuhan penduduk nagari sulit air pada dasarnya mempunyai laju pertumbuhan penduduk relative kecil, dan ditinjau dari segi penduduk sulit air yang menetap disbanding dengan sensus tahun 200 jumlah penduduk 9.150 jiwa, maka dapat dikalkulasikan penurunan penduduk yang menetap di sulit air berkurang 1.105 atau 11.05%.

Kepadatan dan distribusi penduduk nagari sulit air menurut jorong

 

No

Nama jorong

Jml KK

Jml Penduduk

2010

 

 

Lk

Pr

 

Distribusi Penduduk (%)

Kepadatan pddk jiwa/km2

1

Silungkang

201

92

1.033

12.8

206 jiwa / KM

2

Gando

223

65

1.069

13.36

214 jiwa / km

3

Kunik Bolai

67

38

279

3.44

49 jiwa / km

4

Basung

158

49

789

9.95

66 jiwa / km

5

Linawan

149

45

642

7.99

91 jiwa / km

6

Rawang

232

71

908

11.21

112 jiwa / km

7

Siaru

177

65

727

9.061

90 jiwa / km

8

Koto Tuo

187

76

965

12.11

242 jiwa / km

9

Taram

33

14

143

1.87

62 jiwa / km

10

Batu Gale

53

5

166

2.15

42 jiwa / km

11

Koto Gadang

74

35

247

3.16

126 jiwa / km

12

Sarikie

35

12

366

4.57

60 jiwa / km

13

Talago Laweh

141

44

658

8.19

65 jiwa / km

JUMLAH

1730

611

8045

100

97 jiwa . km

 

Dari data tersebut diatas dapat dilihat bahwa tingkat kepadatan penduduk daerah Nagari Sulit Air tertumpu di jorong 4 koto yaitu silungkang dengan kepadatan penduduknya 206 jiwa / km. gando 241 jiwa/km. koto gadang 126 jiwa/ km, dan koto tuo 242 jiwa/km. hal ini disebabkan karena 4 jorong koto merupakan ibukota nagari juga daerah pasar bila dibandingkan dengan kondisi jumlah penduduk di jorong lain, sementara jorong yang luas seperti basung 66 jiwa/ km dan jorong talago laweh 65 jiwa/km dan jika diambil rata-rata penyebaran penduduk sulit air akan terjadi 97 jiwa/km.

 

Distribusi kelompok umur serta beban ketergantungan penduduk Nagari Sulit Air

KELOMPOK UMUR

2010

0-01

164

01-06

683

07-15

1.555

16-21

660

22-59

3.940

60 keatas

903

JUMLAH

8007

Angka Beban Tanggungan Anak

3.054

Angka Beban Tanggungan Tua

903

 

Kondisi struktur umur penduduk Nagari Sulit Air sampai dengan akhir tahun 2010 tergolong komposisi struktur penduduk tidak produktif usia muda. Karena dari 8.045 jiwa jumlah penduduk terdiri dari komposisi umur 0-21 usia sekolah sebesar 38.03% sementara komposisi penduduk umur 60 tahun keatas adalah 12.09% sedangkan selebihnya adalah tergolong komposisi penduduk usai produktif sebesar 49.88% tenaga produktif.

Selanjutnya apabila dilihat dari sisi angka beban ketergantungan (defency ratio) penduduk Nagari Sulit Air bahwa pada tahun 2010 angka beban ketergantungan penduduk adalah sebesar 50.12% dengan pengertian bahwa setiap 1 jiwa produktif secara ekonomi menanggung penduduk yang tidak produktif rata-rata 1 jiwa. Dari 8.045 jiwa jumlah penduduk Nagari Sulit Air angka beban tanggungan kelompok umur anak adalah 38.03% sedangkan angka beban tanggungan kelompok umur tua sebesar 12.09%. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table diatas.

Dapat pula kami sampaikan tentang perubahan penduduk dapat pula disebabkan bukan hanya keran pergi merantau karena ekonomi namun juga disebabkan setelah pernikahan mengikuti suami atau istri.

Jika kita bandingkan usia perkawinan pertama wanita di Nagari Sulit Air mayoritas berkisar diantara umur 20 -24 tahun tahun. Dapat kami gambarkan bahwa putra-putri yang melaksanakan pernikahan pada tahun 2010 adalah sebanyak 187 orang dengan rincian sesama putra Nagari Sulit Air 79 pasang (158 orang) dan pernikahan dengan putra nagari lain 29 orang ( 15 orang laki-laki dan 14 orang perempuan).

Sementara pada tahun 2011 pernikahan putra nagari yang melangsungkan pernikahan sebanyak 220 orang, putra nagari yang menikah dengan putrid luar nagari sebanyak 53 orang dan putra ngari yang menikah dengan putra luar nagari sebanyak 27 orang.

Dari data diatas dapat ditelaah bahwa putra nagari yang melakukan pernikahan tahun 2010 sebanyak 187 orang dan tahun 2011 sebanyak 220 orang meningkat sebanyak 33 orang, dari 220 orang putra nagari yang melakukan pernikahan sesama putri nagari menurun yaitu tahun 2010, 79 pasang, sedangkan tahun 2011 70 pasang, putra nagari yang menikah dengan putra luar meningkat drastic yaitu pada tahun 2010 sebanyak 51 orang atau 190% baik itu putra maupun putrid, putra nagari yang menikah dengan putra luar nagari pada tahun 2010 sebanyak 15 orang sementara tahun 2011 sebanyak 53 orang sedangkan putrid nagari dengan putra luar nagari pada tahun 2010 sebanyak 14 orang dan tahun 2011 sebanyak 27 orang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s