Foto Erison J.Kambari:”Pesona dari Celah Lembah Ngarai Sianok”

“Bergayut Rindu dalam Hangatnya Pangkuan ‘Ibu’…!”…..(kera-kera liar di bibir lembah Ngarai Sianok, dibidik di belakang Pical

Sikai.Bkt)/ Foto EJK

 

 

Image 

“Sepotong Tebing di Ujung Jalan di Sudut Lembah”
(pesona sisi lain Ngarai Sianok, sebentang jalanan sunyi berbingkai hijau di ujung lembah)/ Foto EJK

Image

” Burung Tempua Mengintip dari Balik Jendela Istananya”
….(pesona sulaman indah jerami kering..sarang burung Tempua yang bergantungan di ujung2 pohon di sesudut lembah Ngarai Sianok)/ Foto EJK

Image

“Sepotong Gunung dan Setumpuk Gonjong di Bibir Lembah”/ Foto EJK

Image

“Puisi SAMPAH dari Bukittinggi”
(ejk)

…dari bibir sungai di dasar LEMBAH, mestinya kurangkai seribu kata INDAH…
kubidik sepotong anak SUNGAI, lalu kubingkai dengan sedinding tebing NGARAI…
kutulis seuntai syair ADUHAI..lalu kukabarkan pada banyak orang tentang setumpak ranah dan sungguh PERMAI…Mestinya begituu..!
Tapi..aah, tidak untuk kali ini..
anak SUNGAI yg meliuk ADUHAI ,telah berhari-hari kini kulihat seperti mengerang RESAH..
anak sungai yang membelah LEMBAH, kini murung berselimut SAMPAH…
plastik, daun,kayu dan air hitam kecoklatan membaur jadi lukisan abstrak yg sungguh TAK INDAH..
Sungguh…malu juga rasanya kuberkoar tentang ranahku NAN INDAH, sementara SAMPAH-SAMPAH yang BIKIN MUNTAH menggunung di anak sungai di DASAR LEMBAH…
Tak tahu, kemana GERAH dan AMARAH harus KUTUMPAH…
CARA MEMBUANG SAMPAH ke anak sungai di dasar lembah memang TAK PERNAH DIAJARKAN DI SEKOLAH..
tradisi SALAH KAPRAH akhirnya dianggap LUMRAH di rumah-rumah…
Sansainya lagi, para PEMEGANG AMANAH seperti BERSILENGAH..
Uda Walikota dan Uda Anggota Dewan nan gagah-gagah,mungkin saja bisa senyum SUMRINGAH karena serasa sudah BERKIPRAH..
tapi, kenapa CERITA TENTANG SAMPAH tak sudah-sudah di segenap penjuru kota nan indah…?
Apakah karena Kota Indah ini ditata dalam LANGKAH YANG TAK SEARAH..?
Apakah karena, CARA MENCINTAI ranah yang salah karena HATI YANG TERBELAH…?
Ataukah memang, tersebab mimpi Para Pemegang Amanah TAK ADA YNG LEBIH INDAH kecuali hanya bermimpi tentang RUPIAH…?

(nyanyian resah dari dasar lembah Ngarai Sianok, Minggu, 28.10.2012)

Image

…taragak jo durian Kamang eh…./Foto EJK

Image

..ketika Liburan hampir SUDAH..
Anak-anak merengek lagi minta diantar ke anak sungai di UJUNG LEMBAH…
Setumpuk HIJAU…dengan senandung burung BERKICAU…
adalah ISTANA TERINDAH tempat KERINDUAN mereka membuncah TAK PERNAH SUDAH…
Sejenak, bocah-bocahku itu lupa dengan HIRUK PIKUK Mall di jantung kota….
Sesaat ,mereka TAK BERSELERA dengan Pizza dan Game Online yang MENGGODA….
Yang mereka suka.. hanyalah bertelanjang kaki telanjang dada..lalu BERGELUT..berperang..di KECIPAK AIR SUNGAI NAN BENING membelah lembah…
….berjalan menikmati DERAK-DERIK Jembatan Bambu..
…..bersorak menunggu SIPONGANG memantul di dinding lembah..
Bagi anak-anak yang MERINDU-RINDU LEMBAH; …itulah SENANDUNG TERINDAH…!

Image

“Membingkai Tebing dengan Ranting”….(di hijaumu Lembah,tak sudah-sudah kau suguhi aku pesona indah…yg kubisa hanya berbisik,Subhanallah..!)/ Foto EJK

Image

“Mencuci HATI..Menelusuri Lorong di Perut Bumi”
(Sebingkai Potret sepotong Puisi untuk Sahabat2ku…/Lubang Japang,Bukittinggi)

..SUBHANALLAH…!!!
ADA GETAR yang berbeda di RONGGA DADA,
ketika kuberjalan di lorong berliku di PERUT BUMI di bawah kota…
ADA BISIK yang bergema di RONGGA TELINGA,
menyuruhku TAFAKUR SEJENAK pejamkan mata,
lalu langit-langit lorong itu SERASA MENGGEMA,
memekikkan betapa HIRUK PIKUK DUNIAWI diatas sana…!
Sesuatu tiba-tiba SERASA BERBISIK dan BERTANYA pada QALBU ku yg paling dalam ;“Sudah seberapa BAKUL BEKALmu terisi, UNTUK NANTI saat kau DIBENAM pada PERUT BUMI YANG SESUNGGUHNYA…???
Astaghfirullah…!.
berjalan di sebentang lorong ini, serasa MENYENTAK KETERLENAAN DUNIAWIku, untuk segera MENCUCI SEKEPING HATI ini ,yang mungkin ENTAH SUDAH BERAPA LAPIS DAKI tak tersadari…!/ Foto EJK

Image
..pagi nan cerah, di bibir lembah Ngarai Sianok/ Foto EJK
Image
“Melangkah di Pematang..Membelah Kehijauan”…..(pesona sawah menghijau di dasar lembah Ngarai Sianok…dibidik dari ketinggian bibir Ngarai -belakang Pical Sikai)/ Foto EJK
Image
“Pak Tani Diantara Ranting dan Tebing”
(pesona pagi yang cerah di ujung dasar lembah…Taruko Tabiang Takuruang, Ngarai Sianok)/ Foto EJK
Image
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s