“Alhamdulillah…“Jembatan Maut” itupun Akhirnya DIBONGKAR..!”

22 Juli 2011 pukul 8:42

“Alhamdulillah…“Jembatan  Maut” itupun Akhirnya DIBONGKAR..!”

by. Erison J.Kambari

 

 

Potret 19.06.2011..ketika Jembatan Maut baru didirikan..anak-anak berlarian di atas bangunan tak berpengaman.

 

 

Potret 17.07.2011..ketika pilar-pilar besi sudah mengangkang dengan sombongnya…gemas, keindahan kota semakin terampas.

 

 

Potret 22.07.2011..Alhamdulillah…akhirnya DIBONGKAR juga. Trimakasih Uda Walikota..

 

 

Masih INGATkah,sahabat…?

Beberapa hari lewat kuposting ke dunia maya,SEBINGKAI POTRET yang cukup ‘MENYAYAT RASA..?

Potret  sebuah  JEMBATAN MERAH yg mengangkang dengan SOMBONGnya di jantung Kota Wisata.

Begitu TAK MASUK AKAL di dalam benak kita,

akhirnya Jembatan Merah itupun kusebut saja  sebagai “JEMBATAN MAUT”

Kusindir, sebagai Objek wisata baru untuk  TERJUN BEBAS di tengah kota tercinta.

Semua juga tahu, bangunan yg terbengkalai tua itu TAK ADA IZIN untuk diteruskan…

Tapi kenapa ada yang BERSIBAGAK berani MENGGULUNG wibawa Pejabat Kota..?

Lalu…

Lewat komunikasi DUNIA MAYA…

Kitapun MENGHUJAT bersama-sama…

Tentunya BUKAN SEMATA atas rasa SAKIT HATI dan BENCI semata…tapi lebih dari itu; atas rasa  CINTA akan Kota Wisata.

RATUSAN KOMEN-komen sahabatpun  bernada sama ; TAK RELA keindahan kota ini DIGADAIKAN untuk para pengusaha…

TAK RELA kota serancak ini TERJEPIT DIBAWAH KETIAK si URANG BAGAK..

Seorang sahabat FB pun langsung mengirim SMS protes pada Uda Walikota…

Kata Uda Walikota : Tunggu….akan kita TINDAK secepatnya…!

 

Jujur, semula sempat kuragu…di ujung  Jembatan Maut itupun akhirnya tegak angkuh pilar-pilar merah siap untuk menjadi café-café tempat orang banyak melepas selera.

Tapi ku-Gemas..karena keindahan kota semakin TERAMPAS

Sudut-sudut indah dijantung kotapun serasa seperti makin TERGADAI…

 

Dan tiba-tiba….

Alhamdulillah….kemarin Jembatan Maut itu SUDAH TIADA…

TRIMAKASIH Uda Walikota…

Akhirnya jembatan yang mengangkang sombong di jantung kota itupun DIBONGKAR juga, meski lewat pertengkaran sengit antara petugas dan pengusaha…

Kebijakan Uda begini memang sudah SEPANTASNYA…

Kamipun berharap, JANGAN BIARKAN lagi ada yg  BERANI COBA-COBA  merampas keindahan Kota kita….

Juga BUKAN SAATNYA lagi kita membangun Kota Wisata dengan  Prinsip “Asal Pitih Masuak” saja…, tapi dengan CINTA..!. bukan begitu ,Uda..?

 

O..iya, Uda Walikota..

Ternyata…oh ternyata….berkirim Surat SUARA HATI via  DUNIA MAYA..ternyata LEBIH CEPAT SAMPAINYA daripada berkirim Surat Resmi lewat MEJA KERJA Uda…! Ha ha..

 

 (NB.  Titip SALAM SILATURRAHMI untuk Sahabat FB yang berinisial  “Frengki Piuw” yang TELAH MEN-TEROR akun FB ku ketika kuposting foto2 ini beberapa waktu lalu..)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s