CPNS

Bagi sebagian besar rakyat Indonesia menjadi pegawai negeri masih menjadi obsesi dalam kehidupan yang ingin diraih. Tak peduli gaji yang akan mereka dapatkan tergolong kecil ataupun resiko pekerjaan yang sebagian besarnya bersifat pelayanan yang kalau mereka sadar akan tanggung jawabnya sebenarnya tak kan banyak yang mau berjuang begitu keras untuk meraihnya. Namun, embel-embel jaminan di hari tua dan kepastian bulanan yang diperoleh tetap saja menjadi pemikat yang tak tergantikan. Ama ga tau juga, apakah mereka tidak percaya pada rezeki yang telah Allah berikan atau mungkin kekhawatiran yang berlebihan melihat semakin kerasnya perjuangan hidup saat ini sehingga sebagian besar orang tua lebih menginginkan anaknya menjadi pegawai meskipun disisi lain tak sedikit juga yang sebenarnya lebih tertarik menjadi pengusaha dibandingkan bawahan orang lain.

Terlepas dari apapun alasannya banyak orang yang ingin menjadi pegawai, ama pun juga pernah mengikuti yang namanya tes CPNS. Alasannya tentu karena kebanyakan orang di lingkungan ama masih beranggapan bahwa PNS itu cukup prestise. Meskipun demikian, ama pun tidak main langsung ngirimin lamaran juga. Liat dulu sejauh mana prestise yang di dapat kalo ama lulus tes disana. Dan waktu itu tahun 2012 ternyata sebagian besar kementrian membuka lowongan baru. Jadinya waktu itu cukup banyak juga teman-teman ama bersemangat memasukkan surat lamaran. Karena dari grafik penerimaan alumni kami banyak yang lulus di BPK, maka beberapa teman n senior ama banyak yang milih ikut tes BPK. Tapi ternyata ada perubahan peraturan, mulai tahun kami mo ikutan tes CPNS diberlakukanlah peraturan bahwa jadwal pelaksanaan ujian tertulis itu serentak dilaksanakan se-Indonesia. Jadi meskipun pada awalnya ada yang milih di pajak n BPK dan kedua bidang lolos tahap administrasinya, tetap saja mereka harus memilih salah satunya. Dan lagi-lagi alasan dah banyak yang lulus di BPK membuat salah sau teman ama akhirnya melepaskan pilihan pajak yang awalnya ingin ia pilih.

Kalo ama waktu itu milih Kemenlu. Sebenarnya ga terlalu ngerti juga, tapi karena banyak yang ngajakin ikut CPNS dan baca-baca lagi persyaratan, akhirnya Kemenlu inilah yang ama pilih. Dan saat membaca ulang persyaratannya, baru nyadar, ternyata mo bikin surat lamaran aja juga butuh modal besar. Secara ijazah n trasnkip nilai ama jarang mampir ke perusahaan or tempat kerja yang lainnya, jadi stok 10 lembar yang ama legalisir selepas tamat tentunya sangat banyak berlebih kalau pun harus ama lampirkan satu persatu. Diantara dokumen yang diminta saat ama ikut tahun kemarin yaitu:

A. Surat Pernyataan Menyetujui Ketentuan dan Syarat yang telah dicetak dan dibubuhi materai Rp. 6.000

B. Fotokopi KTP yang masih berlaku/Paspor bagi pelamar dari luar negeri

C. Daftar Riwayat Hidup (CV) terakhir sesuai format

D. Fotokopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir asli oleh pejabat yang berwenang

E. Fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir asli oleh pejabat yang berwenang

F. Fotokopi Akte Kelahiran

G. Asli surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari dokter pemerintah (terbaru)

H. Fotokopi kartu tanda pencari kerja (kartu kuning Kemenakertrans) yang masih berlaku

I. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku

J. Pas foto terakhir ukuran 4×6 cm (berwarna) 3 lembar

Untuk KTP, CV, fotokopi-fotokopi ga terlalu mahal lah biayanya. Nah, untuk SKCK harus yang asli, trus pake kartu pencari kerja beserta surat keterangan sehat dan tidak buta warna ini yang setelah di total jumlahnya ini menjadi bengkak. Maklum, tipe kebanyakan pegawai negeri ini suka meminta bayaran yang sebenarnya di luar jumlah normal. Meskipun waktu ngurus SKCK dengan jelas ama membaca peraturan mana yang kena biaya mana yang ga, tetap saja yang ga tercantum juga kena biaya. Sama halnya ketika minta kartu Kuning n surat berbadan sehat n tidak buta warna. Termasuk ulang bikin pas photo lagi setelah ama total mencapai seratus ribu rupiah dana yang ama habiskan untuk dokumen yang dilampirkan saja. Belum lagi biaya ongkos tes yang harus ke Jakarta setelah pengumuman ama lulus tes administrasi ini. mana jadwalnya masih terhitung masa-masa tiket pesawat mahal lagi. Akhirnya terpaksa beli tiket pergi yang harganya 9 kali lipat dibandingkan biaya pengurusan dokumen persyaratan. Belum terhitung ongkos kesana kesini ngurus ini itu beserta pajak dan biaya di perjalanan. Dan setelah sekian juta habis untuk ongkos akhirnya pada pengumuman hasil tes tertulis ama ga lulus. Hikshiks, kalo dibilang sedih mungkin ya, tapi banget ga juga kale, soalnya menjadi pegawai bukanlah obsesi ama.

Tapi ga papa juga, setidaknya ama punya pengalaman ternyata sangat banyak materi yang dikorbankan untuk mengikuti yang namanya tes CPNS. Namun, karena tes ini juga akhirnya ama nyobain ke Jakarta lagi buat tes tertulis plus akhirnya tau yang namanya Kebayoran Baru karena saat ngambil kartu peserta harus ke lokasi ini. Berikut instruksi lengkapnya setelah persyaratan online n berkas ama dianggap lulus

1. Pelamar yang telah dinyatakan lulus tahapan Seleksi Administrasi diwajibkan untuk mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) sebagai syarat mengikuti Ujian.

2. Kartu Registrasi ini harus dibawa pada saat pengambilan KTPU di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri, Jl. Sisingamangaraja No. 73, Kebayoran Baru – Jakarta Selatan.

3. KTPU harus diambil sendiri oleh peserta ujian

4. Apabila Peserta mewakilkan pengambilan KTPU kepada pihak ketiga, maka diperlukan Surat Kuasa bermaterai dengan menunjukkan kartu identitas diri yang asli dari Peserta dan Penerima Kuasa, serta menyerahkan fotokopi kartu identitas diri dimaksud.

Beruntungnya waktu itu ada adek junior Unand juga yang menuju lokasi yang sama tentunya ikut tes Kemenlu juga tapi dengan posisi yang berbeda. Padahal awalnya ama berencana ke Manggarai dulu ngantar barang, maklum ibuk2 kan bawa tentengan selalu banyak. Tapi karena ada teman yang selokasi akhirnya bareng turun di halte Al Azhar dan nyebrang dikit trus mutusin naik taksi bareng biar ongkos di bagi dua gitu. Sayangnya KTP n Kartu tanda peserta yang ama siapin awalnya malah ga ketemu. Krasak krusuk dengan tampang kusut bongkar isi tas ga juga ketemu. Pasrah apapun yang terjadi, akhirnya ngadu kalo pake paspor ja boleh ga penganti KTPnya, trus untuk formulir yang ditunjukin itu ulang diprint disana. Akhirnya diizinkan. Alhamdulillah. Beres sudah urusan kartu peserta, selanjutnya mikirin tempat lokasi ujian lagi. Nyari-nyari lagi di rumah KTP yang ga ketemu, akhirnya balik ke tempat mangkalnya Damri tadi. Untung pak sopirnya emang ga membuang barang penumpang yang tercecer, KTP ama emang tinggal di bus ternyata. Padahal dah ngadu ke rumah kapan KTP elektrik keluar kalau KTP yang sekarang ga juga ketemu.

Liat lagi peta ujian lokasi. Waduh di PRJ, ama ga pernah kesana sebelumnya. Nekat jalan sendiri dengan busway sampai lokasi yang terjangkau oleh busway. Selanjutnya naik angkot n pas turun dilokasi ternyata masih harus jalan kaki lagi. Cukup jauh euy. Pas pulang ke rumah ternyata rute pintu masuk n keluar beda, nyasar keliling-keliling hingga akhirnya kaki pun pegel nyampe ke rumah. Berangkat dari pengalaman tinjau lokasi yang ga cukup mudah dengan angkutan umum, so minta tolong sodara nganterin. Secara di pengumuman diminta jam 6.30 juga udah dilokasi, so biz shubuh ama pun dah siap untuk pergi. Sebelumnya karena ditulis harus pake sepatu, maka ama pun minjam sepatu ni Ana buat tes, secara ama ga bawa sepatu pergi tes. Ternyata sepatunya girly banget. Tengkak-tengkak ama pas jalan. Untung di pake pas di lokasi aja, coz sebelum masuk ruangan tes dan setelah ikut ujian ama pakai lagi sandal sakti ama.

Berikut persyaratan umum saat ikut CPNS Kemenlu:

I. PERSYARATAN UMUM PELAMAR

a. Warga Negara Indonesia.

b. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun (tanggal lahir 1 Desember 1994 dan sebelumnya).

c. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

d. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau

diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

e. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.

f. Tidak bersuami/beristrikan seorang yang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan.

g. Sehat jasmani dan rohani.

h. Bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 (lima) tahun dan ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau negara lain

yang ditentukan oleh Pemerintah. PDLN dapat ditugaskan pada salah satu Perwakilan RI di Luar Negeri di seluruh dunia dimana

kondisi setempat dimana Perwakilan RI diakreditasikan cukup beragam, beberapa diantaranya merupakan wilayah yang rawan secara

politik, ekonomi maupun keamanan.

II. PERSYARATAN KHUSUS PENATA KEUANGAN DAN KERUMAHTANGGAAN PERWAKILAN (PKKRT)

a. Berijazah Sarjana (S-1) – Jurusan Akuntansi.

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang Program Studinya terakreditasi Badan

Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) pada skala 4.

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Perancis, Rusia,

Spanyol, Jerman).

d. Berusia maksimum 28 tahun pada tanggal 1 Desember 2012 (tanggal lahir 1 Desember 1984 dan setelahnya).

III. PENDAFTARAN

a. Melakukan registrasi online melalui https://e-cpns.kemlu.go.id mulai tanggal 16 Juli 2012 pukul 09.00 WIB dan mencetak formulir registrasi

beserta pernyataan menyetujui ketentuan dan syarat yang ditetapkan.

b. Disamping melakukan registrasi online, Pelamar wajib mengirimkan berkas lamaran kepada Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu Tahun

Anggaran 2012 melalui Pos Tercatat mulai tanggal 16 Juli 2012 (CAP POS) dan berakhir pada tanggal 6 Agustus 2012 (CAP POS),

serta sudah harus diterima Panitia selambat-lambatnya tanggal 10 Agustus 2012, ditujukan kepada:

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu T.A. 2012

PO BOX 3022

JKP 10030

c. Setiap Pelamar hanya diperkenankan mengirimkan satu berkas lamaran dan mendaftar hanya untuk satu kategori seleksi PDK, PKKRT, atau PK.

d. Registrasi online baru akan diproses setelah Panitia menerima berkas lamaran yang disampaikan melalui P.O. BOX tersebut di atas dan tidak

menerima format penyampaian lamaran lainnya.

e. Formulir Registrasi harus dilengkapi dengan melampirkan:

i. Surat Pernyataan Menyetujui Ketentuan dan Syarat yang telah dicetak dan dibubuhi materai Rp.6.000.

ii. Fotokopi KTP yang masih berlaku/Fotokopi Paspor bagi pelamar dari luar negeri.

iii. Daftar Riwayat Hidup terakhir sesuai dengan format yang telah disediakan.

iv. Satu lembar fotokopi ijazah (D-3, S-1, S-2 atau S-3) berikut transkrip nilai yang sudah dilegalisasi (cap basah dan tanda tangan asli)

oleh Pejabat yang berwenang.

Surat Keterangan Kelulusan/Ijazah Sementara tidak diterima.

Catatan: bagi lulusan luar negeri yang memiliki transkrip nilai tidak berskala 4.0 harap melampirkan konversi transkrip nilai dalam

skala 4.0.

v. Fotokopi Akte Kelahiran.

vi. Asli Surat Keterangan berbadan sehat dan tidak buta warna yang dikeluarkan oleh Dokter RSUD / RSUP / RS TNI / Polri terbaru

(3 bulan terakhir).

vii. Fotokopi tanda pencari kerja (kartu kuning Depnaker) yang masih berlaku.

viii. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.

ix. Pas foto terakhir ukuran 4×6 cm (berwarna), sesuai dengan kriteria foto sebanyak 3 lembar. Harap tuliskan nama Pelamar di

bagian belakang foto.

CATATAN : Bagi pelamar yang bertempat tinggal di luar negeri persyaratan pada butir vi sampai dengan viii wajib dipenuhi pada

saat daftar ulang apabila dinyatakan lulus pada ujian seleksi tahap terakhir.

PKKRT

No. Reg. 12.1.2.03863R

f. Lamaran beserta lampiran tersebut pada butir (e) disusun rapi sesuai urutan di atas, dalam map kertas jepit berlubang dengan warna:

i. Biru untuk Pelamar PDK berijazah S-1;

ii. Kuning untuk Pelamar PDK berijazah S-2;

ii. Putih untuk Pelamar PDK berijazah S-3;

iii. Hijau untuk Pelamar PKKRT;

iv. Merah untuk Pelamar PK.

g. Map lamaran beserta lampiran dimasukkan dalam amplop warna coklat. Pada pojok kiri atas amplop agar ditempelkan potongan barcode

yang dapat diperoleh setelah mengunduh formulir registrasi.

h. Berkas lamaran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas tidak akan diproses.

i. Berkas lamaran yang diterima Panitia menjadi milik Panitia dan tidak dapat diminta kembali oleh Pelamar.

j. Pelamar diminta untuk tidak melampirkan dokumen-dokumen lain selain yang tersebut pada butir e.

IV. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI

Seleksi penerimaan PDK, PKKRT dan PK dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Seleksi Administrasi;

2. Ujian Kompetensi Dasar (meliputi wawasan kebangsaan, intelejensi umum, dan tes karakteristik pribadi) dan Ujian Tulis Substansi dan

Inggris (meliputi masalah nasional, internasional dan pengetahuan umum) dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 8 September

2012. Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

3. Ujian Kemampuan/Penguasaan Bahasa Inggris atau Bahasa Asing Lainnya (Arab, China, Jerman, Perancis, Rusia, Spanyol) berdasarkan pilihan

Pelamar, dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 11 Oktober 2012. Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

4. Pemeriksaan Psikologi, Wawancara Substansi, Tes Penguasaan Teknologi Informasi/Komputer dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal

29 Oktober sampai 2 November 2012. Tempat pelaksanaan akan ditentukan kemudian;

5. Pelamar yang lulus pada setiap tahapan ujian akan diumumkan melalui situs https://e-cpns.kemlu.go.id;

6. Seleksi dilakukan dengan sistem gugur dan keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat.

V. PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN PENGAMBILAN KARTU TANDA PELAMAR UJIAN

1. Pelamar yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi adalah mereka yang telah melakukan registrasi online dan memenuhi seluruh persyaratan

administrasi lamaran. Hasil Seleksi Administrasi dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 15 Agustus 2012 melalui situs

https://e-cpns.kemlu.go.id;

2. Pelamar yang telah dinyatakan lulus tahapan Seleksi Administrasi diwajibkan untuk mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) sebagai syarat

mengikuti Ujian CPNS Kemlu 2012;

3. KTPU harus diambil sendiri oleh peserta ujian di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemlu, Jalan Sisingamangaraja No. 73, Kebayoran Baru, Jakarta

Selatan, dengan menunjukkan kartu identitas diri. Apabila peserta mewakilkan pengambilan KTPU kepada pihak ketiga, maka diperlukan Surat

Kuasa bermaterai dengan menunjukkan kartu identitas diri peserta dan penerima kuasa, serta menyerahkan fotokopi kartu identitas diri dimaksud.

4. Jadwal pengambilan KTPU akan diumumkan kemudian melalui situs https://e-cpns.kemlu.go.id;

VI. LAIN-LAIN

1. Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kementerian Luar Negeri TA 2012 tidak mengadakan surat-menyurat dan tidak memungut biaya apapun.

2. Informasi resmi yang terkait dengan Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu TA 2012 hanya dapat dilihat dalam situs https://e-cpns.kemlu.go.id.

Para Pelamar disarankan untuk terus memantau situs dimaksud.

3. Kelulusan pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi Pelamar. Kementerian Luar Negeri tidak bertanggung jawab

atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Kementerian Luar Negeri atau Panitia.

4. Bagi mereka yang telah dinyatakan lulus hingga tahapan terakhir seleksi, tetapi mengundurkan diri dikenakan sanksi dengan diwajibkan

mengganti biaya yang telah dikeluarkan Panitia sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) untuk disetorkan kepada Kas Negara.

5. Lamaran yang dikirimkan kepada Kementerian Luar Negeri sebelum ditayangkannya pengumuman ini dianggap tidak berlaku.

6. Keputusan Panitia dalam hal kelulusan Pelamar pada setiap tahapan tes bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Waktu pas tes emang luar biasa deh soalnya. Secara ama ga pernah kerja sebelumnya, jadi saat menjawab soal emang ga yakin benar. Sepertinya bagi yang punya pengalaman kerja di KAP mudah aja tu menjawab soal yang diberikan. Karena emang Akuntansi prakteklah sebagian besar soalnya. Trus di tambah soal tentang isu yang terhangat saat itu plus sekelumit soal tentang mata uang asing yang hanya dinar ama tau pasti jawabannya (in English). ada lagi pertanyaan tentang mata uang shilling yang ternyata sama seperti dinar, banyak juga digunakan oleh berbagai negara sebagai mata uang negaranya. ketahuan jarang baca kalaupun memang belum pernah ke Eropa. hehehe 🙂

Meskipun tahun ini dibuka lagi pendaftaran CPNS ama kapok dah. Cukup sekali sebagai pengalaman. Toh ama emang menikmati pekerjaan sebagai wirasaswta sekarang. Lebih meanantang sepertinya hidup dengan harapan yang selalu ada agar Allah selalu memudahkan rezeki kami. meski harapan untuk keluar negeri karena perjalanan/ tugas dinas pun turut terbang 😦

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s