INI MASA KECILKU

Menyaksikan perubahan zaman yang tanpa disadari telah berubah jauh ini membuat yang Gambarmerasa masa kecilnya begitu indah tentunya merasa kasihan ketika ingin membandingkan masa dahulunya dengan zaman sekarang. Rasanya emang ga bisa dibandingkan, coz emang ga sama. Meski zaman ama masih SD memiliki Tv  berwarna itu masih langka apalagi kalau juga punya parabola, Tapi tak membuat masa-masa itu pun turut suram seperti suramnya warna televise yang kami miliki. Tak banyak memang siaran TV yang bisa di pilih. Tapi karena tak banyak itulah ama masih ingat kalau zaman ama masih SD itu semuanya begitu indah. Baik suasana sekolah, teman sepermainan, lingkungan yang diberikan, hingga program Tv yang tersedia semuanya terasa berkesan. Salah satu yang paling langka dimiliki anak zaman sekarang dab berkesan bagi yang seumuran dengan ama adalah lagu yang seumuran dengan usia kita. Kalo siaran Tv ataupun sekolah rasanya itu tergantung penyikapan orang tuanya. Tapi kalo lagu kayaknya ini adalah peran seniman lah yang paling besar, dan tidak semua orang tua bisa memainkan peran ini. Padahal kebanyakan anak-anak cenderung menyukai lagu, karena alunan music itu bisa mempengaruhi suasana hati. Apalagi kalo lagunya dinyanyiin oleh yang seumuran dengannya. Entah bait syair tersebut juga cocok dengan umurnya entah ga masa bodo, yang penting penyanyinya. Waduh. (#kritik Coboy Junior#)

 Meski tak semua judul lagu anak-anak yang ama ingat, tapi beberapa masih di hafal dengan baik syairnya.  Contoh lagu acara “1, 2 ,3 yang hari Ahad pagi ditayangkan di TVRI. Soundtrack acara ini yaitu :

“satu dua dan tiga

manusia memang beda

Yang penting giat usaha

Tuk capai cita-cita

Karena kau istimewa

Dalam langkah dan gaya

Asal kau jangan cinta sesama “

Itu baru pagi harinya. Ketika Sabtu sore menjelang maka nongkrong di depan TV lagi liat acara MAISY, apalagi kalo bukan “CILUKBA”

Ambil bukunya ambil pensilnya kita belajar bersama

Pura-puranya jadi penyanyi disco syalalalala

Dam dam dung gundam gandreng siapa ikut jangan cengeng

Hula-hula syalala ayo kawan nyanyi bersama

Cupcupcurup curiban

Dan satu persatu lagu anak-anak pun silih berganti dinyanyikan dengan artis yang berbeda. Ada Enno Lerian, Trio kwek kwek, Maisy, Chikita Meidy, Christina, Joshua, dll. Sangat banyak lagu-lagu yang menambah ilmu dan bertemakan social silih berganti di putar.

Oh mama oh papa ku mau Tanya televisi kok ada gambarnya

Tekan saja tombolnya

Kenapa ada hujan malamnya ada bintang mengapa begini begitu

Itu contoh lagunya CHRISTINA.

Baju baru Alhamdulillah tuk di pakai di hari raya tak punya pun tak apa-apa masih ada baju yang lama

Ini contoh lagunya Enno Lerian

Australia negeri wol katanya-katanya

Aborigin sukunya katanya-katanya

Boomerang senjatanya waw waw

Kangguru binatangnya

Ini contoh lagu hitsnya Trio kwek-kwek

Kampuang nan jauah di mato

Gunuang sansai baku lilang

Den takana jo kawan-kawan lamo sangkek basuliang-suliang

Ini salah satu contoh lagu daerahnya Chikita Meidy

Dan termasuk lagu yang paling bagus meskipun termasuk penyanyi religi nasrani juga yaitu lagu berikut ini:

Apa yang kuberikan untuk mama untuk mama tersayang

Tak ku miliki sesuatu berharga untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan senandung dari hatiku untuk mama

Hanya sebuah lagu sederhana lagu cinta ku untuk mama

Trus ga tau juga ini yang nyanyiinnya masih Kevin ato ga ada juga satu lagi lagu yang suka deh dengerinnya

Satu satu daun daun berguguran tinggalkan tangkainya

Satu satu burung kecil bertebangan tinggalkan sarangnya jauh jauh tinggi ke langaut yang biru

Andaikan aku punya sayap ku kan terbang jauh mengelilngi angkasa

Kan kuajak ayah bundaku terbang bersamu melihat indahnya dunia

Cukup deh lagu anak-anak semasa ama masih kecil. Ada si lumba-lumbanya Bondan Parkoso, Di obok-oboknya Joshua, dan sederet judul lagu lain yang penyanyinya masih tak berbeda jauh umur dengan ama. Meskipun tak melulu juga semua lagu anak-anak tetap saja semua umur ada lagunya. Yang doyan ngerock tentunya mengenal Nike Ardila yang lagi populernya, keluarnya album “Aku Tak Biasa”nya Alda, Inikah cinta oleh M2M, Engkau bagai air yang jernih di dalam berkas yang berdebunya Dedy Dores or Kisah Kasih di sekolah adalah beberapa lagu yang sempat beredar ketika itu dan saat ini di daur ulang dengan penyanyi yang berbeda. Belum lagi berbagai soundtrack film kartun, DORAEMON, NINJA HATORI, yang memiliki lagu bahasa Indonesianya. Meski SATRIA BAJA HITAM, POWER RANGER, DRAGON BALL lagunya tak dimengerti namun film tersebut menjadi popular di antara kami. Sebelum ama kelas enam kami tidak memiliki parabola, jadi siaran yang bisa dinikmati dirumah palingan THUNDER X, namun ketika kita di kampong dimana persaudaraan cukup kental terasa, maka pergi ke rumah tetangga yang jauh sekalipun dmi menonton bukanlah hal yang tabu. Malah kami punya jadwal berbeda setiap harinya demi bisa menonton siaran TV yang tak dimiliki di rumah. Kalau jadwal mengajinya siang, maka sore harinya nonton di rumah A, kalau jadwal pulang ngajinya malam maka tentu saja di rumah B nonton Songoku, kalau hari ahad dimana paling banyak film ditayangkan maka bergegas menuju rumah C nonton sampai semua film habis. Intinya berbeda film beda pula tempat nontonnya. Coz tergantung izin dari teman yang punya parabola tersebut. Kalo katanya anggota keluarga yang lain pengin nonton acara yang lain ya harus nyari tempat numpang yang lain. Tapi semua itu tak menjadi masalah. Toh hari-hari kami tak hanya di depan televisi.

Pergi mandi ke sungai meskipun tak diizinkan orang tua sering juga kami lakukan. Meski akhirnya saat pulang ke rumah ketahuan, lha namanya tinggal di kampong, apa sih yang ga bisa orang ga tau, pergi ke sawah teman yang di suruh ortunya ke sawah. Entah mo nganterin nasi, mo menghalau burung yang makan padi, ato nyari cacing buat mancing ikan, di ajak ke kebun buat panen, jalan-jalan ke rumah kawan yang rumahnya nun jauh disana demi mendapatkan buah gratis, ato pergi mancilok ketika melihat buah yang menggoda untuk dinikmati. Beragamnya aktivitas yang kami lakukan ternyata tak membuat kami lupa dengan tugas sebagai pelajar. Meski tanpa les ataupun pelajaran tambahan lainnya, belajar adalah tugas utama kami. Dan hasilnya setiap kali diadakan perlombaan antar SD kami pun bisa berkesempatan mengikutinya. Dan tak jarang piala atau sejumlah rupiah plus hadiah lainnya kami dapatkan ketika mengikuti perlombaan yang diadakan. Ya, masa-masa itu begitu indah. Karenanya ingin selalu mengenangnya meski sulit untuk diulang kembali.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s