EDISI TAUSIYAH

Sejak gempa melanda Sumbar satu bulan yang lalu, sebagai pengguna Telkomsel kita mendapatkan sms gratis satu bulan. Enak dong!!!!!!!!!!!!!! Yup, makanya mulai bulan Nov kemaren inbox hp ama penuh dengan sms dari tean2 yang sebagian besar emang pengguna Telkomsel. ulai dari sms tausiyah, usil yang ngerjain sampai informasi yang kagak tau infonya dari mana masuk ke inbox ama. Untuk yang bisa dibagi neh bebrapa sms tausiyah yang mungkin berguna bagi pembaca
– Ketika kehidupan memberi kita seribu alasan untuk menangis, tunjukkan bahwa kita punya sejuta alasan untuk tersenyum. Nikmati setiap detik waktu dan akhiri setiAP KELELAHAnhari ini dengan keikhlasan. Dan indahnya hidup bukan karena seberapa banyak orang mengenal kita, naun seberapa banyak orang bahagia mengenal kita.
– Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kpd Tuhannya dgn kembali kepadaNya; tkemudian apabila Tuhan memberikan nikmatNya kepadanya, lupalah dia akan kemudaratan yang pernah dia berdo’a (kpd Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu2 bagi Allah utk menyesatkan (manusia) dari jalanNya, katakanlah ” Bersenag2lah kamu dengan kekafiranmu itu utk sementara waktu, sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka” ( AZ ZUMAR : 8)
– ketika Q merasa tak mampu lagi memberikan perhatian kepadamu, Q yakin Allah mampu
ketika Q merasa tak mampu lagi membuatmu bertahan, Q yakin Allah mampu
ketika Q merasa tak mampu lagi menjadi t4 mu berkeluh kesah, Q yakin Allah mampu
Ya Rabb… ketika Q sudah tak mampu lagi menggengam erat sahabat Q. jgn pernah biarkan ia terlepas dari genggamanMu…
-ada banyak potongan zaman yang kosong dari para pahlawan, Zaman kevakuman, zaman tanpa pahlawan, pada potongan zaman seperti itu mungkin ada orang yang berusaha menjadi pahlawan, tetapi usaha seperti itu seperti sebuah terikan di tengah gurun; gemeruh sejenak, lalu lenyap ditelan sunyi gurun ( Anis Matta)
Marilah kita ambil contoh settingan sejarah sahabaqt ketika Rasulullah mengatakan kepada sahabat2nya, bahwa konstantinopel pasti akan dibebaskan, kemudian sahabat mempersiapkan diri. akan tetapi hanya Abu Ayyub Al-Anshari yang langsung mengambil kudanya lalu menempuh jalan panjang menuju konstantinopel seorang diri, itulah certa sahabat, pahlawan mukmin sejati, memiliki jiwa yang peka, panggilan kepahlawanan senantiasa menciptakan getaran dalam jiwanya, getaran yang menggodanya untuk segera memenuhi panggilanitu, semoga kita juga seperti itu. keep hamasah + jaga niat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s